Dikejar Pemuda Pakai Samurai, Junaidi Lompat dari Jembatan Megawati
Foto : Jembatan Megawati.(Ist)
MANADO : Manyo Junaidi (20) hilang ditelan arus sungai setelah melompat dari atas Jembatan Megawati yang terletak di Kelurahan Calaca, Kecamatan Wenang, Manado. Sebelum terjun ke sungai, Manyo dikejar sekelompok pemuda dengan menggunakan samurai.
Informasi yang diperoleh, sebelumnya, Manyo bersama beberapa rekannya sedang duduk-duduk di atas pagar jembatan Megawati. Saat nongkrong salah satu rekan korban bertatapan mata dengan salah satu penumpang angkot jurusan Tuminting yang melintasi jembatan.
Tak disangka, selang satu jam kemudian datang lima orang pemuda yang mengendarai sepeda motor sambil membawa sebilah samurai dan panah wayer. Peristiwa ini terjadi Kamis (13/2/2014) sore.
Saat korban dkk terlihat oleh gerombolan pemuda ini, mereka langsung dikejar. Merasa tak berimbang, korban bersama rekan-rekannya langsung kabur melarikan diri.
Bukannya menghentikan aksi mereka, lima pemuda ini terus mengejar dengan mengacungkan senjata tajam yang dipegang.
Malang bagi Manyo. Saat mencari jalan aman, tanpa pikir panjang, korban pun meloncat ke sungai.
Hingga Jumat (14/2/2014), Tim SAR Manado masih terus melakukan pencarian korban. Diduga korban tenggelam lantaran tidak bisa berenang.(mdk)



































