Minsel Kekurangan Tenaga Medis
AMURANG, ME : Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) saat ini kekurangan tenaga medis di Puskesmas dan Pos Kesehatan Desa (Poskesdes).
Kepala Dinas Kesehatan Minsel, dr. Ternie Paruntu mengatakan, untuk tenaga medis dokter, perawat dan bidan sudah seharusnya perlu ada penambahan. "Saat ini pegawai relatif banyak, tapi untuk tenaga medis masih kurang. Untuk dokter masih butuh 24," kata dia, saat memberi keterangan kepada Manado Express, Selasa (11/2/2014)
"Untuk satu Puskemas, minimal 1 dokter dan 5 perawat. Sedangkan untuk Pokesdes minimal 1 perawat atau bidan disetiap desa," sambungnya.
Kekurangan ini menurut dia, bisa saja teratasi jika Pemkab membuka penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS). "Solusi untuk mengatasi kekurangan ini adalah lewat penerimaan CPNS. Namun sejak tahun 2010 hingga sekarang, Minsel belum ada perekrutan untuk CPNS," ujarnya.
Sebenarnya, kata dia, Dinas Kesehatan sedikit terbantu dengan adanya 23 tenaga dokter. Namun ke 23 dokter ini juga bukan pegawai Dinas Kesehatan Minsel. "Mereka pegawai tidak tetap (PTT) yang hanya dikontrak selama 2 tahun oleh Pemerintah pusat," katanya.
Selanjutnya dia berharap, semoga tahun ini akan ada penerimaan CPNS, agar pelayanan kesehatan akan berjalan secara maksimal. "Saya sudah konsultasikan kekurangan ini dengan Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD). Mudah-mudahan tahun ini akan ada penerimaan CPNS," tukasnya. (Jerry Sumarauw)
Foto : Kadis Kesehatan Minsel dr. Ternie Paruntu



































