'Syukur dan Doa Bersama Pemerintah dan Masyarakat Kota Bitung'
Pemerintah dan masyarakat kota Bitung menggelar beragam kegiatan, Jumat (31,1,2014). Doa syukur bersama, upacara adat Tulude yang telah menjadi agenda tahunan pemkot Bitung, Kuncian dan perayaan Tahun baru Imlek 2565, dirangkaikan secara bersama.
Doa syukur bersama di kantor DPRD Kota Bitung
Rangkaian kegiatan ini dihadiri langsung oleh Gubernur Sulut DR. S. H Sarundajang, Wagub Sulut Djohari Kansil, Kapolda Sulut Brigjen Robby Kaligis, Wali Kota Bitung Hanny Sondakh, Wakil Walikota Bitung, M. J. Lomban, Ketua DPRD Bitung Santy G. Luntungan, serta jajaran-jajarannya.

Gubernur Sulut, Kapolda Sulut, Wali Kota dan Wakil Walikota Bitung dan Ketua DPRD Bitung dalam Doa Syukur di kantor DPRD Bitung.
Doa syukur bersama yang di laksanakan di Kantor DPRD Kota Bitung ini hadiri agama Katholik, Budha, Hindu, Kong Hu Cu, Islam serta Kristen Protestan sebagai bentuk ucapan syukur kepada Yang Maha Kuasa karena masyarakat kota Bitung bisa melawati tahun 2013 dan diperkenankan lagi memasuki tahun yang baru 2014.

Masyarakat Tiong Hoa di Bitung memadati Klenteng Seng Bo Kiong Bitung
“Pemerintah dan Masyarakat Kota Bitung patut bersyukur karena kita telah dihindarkan dari bencana alam yang melanda daerah Sulawesi Utara beberapa waktu yang lalu," tutur Sondakh.

Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bitung serta Sekot Bitung dalam Upacara Tulude.
Di kesempatan berbeda dalam pelaksanaan upacara adat Tulude yang adalah hajatan yang telah menjadi tradisi tahunan warga Nusa Utara dilaksanakan di Kelurahan Papusungan. Upacara Tulude ini memiliki makna ucapan syukur karena telah diperkenankan Tuhan sang Pencipta menapaki tahun 2013 dengan segala berkat serta telah diperkenankan Tuhan memasuki tahun baru. Tulude juga bisa berarti menolak dan melepaskan tahun yang lama dan berharap penyertaan Tuhan di tahun baru.

Gubernur Sulut menyerahkan secara simbolis hewan potong untuk warga kurang mampu
Sebagai bentuk ucapan syukur, Pemerintah Kota Bitung menyiapkan berbagai jenis hewan potong yang akan dibagikan kepada masyarakat kurang mampu yang berada di 8 Kecamatan di kota Bitung. Adapun daging potong yang disiapkan yakni 48 ekor kambing, 9 ekor Sapi, 500 ekor Ayam dan 170 ekor Babi.



































