Wabup: Kinerja Disnakertrans Sulut tidak Proaktif


TUTUYAN, ME : Sepuluh Peserta magang di kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) yang akan di pekerjakan di Negara Jepang, dalam waktu dekat akan mengikuti pra tes studi kelayakan di Boltim, sebelum dikirim ke jakarta untuk diseleksi oleh Perusahaan Magang. Demikian disampaikan Wakil Bupati Boltim Medi Lensun. ST Kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya.

 

Lensun mengungkapkan, para peserta itu nantinya akan dites dengan beberapa ilmu pengetahuan yang menjadi bekalnya nanti di Jepang. "Itu merupakan satu persyaratan yang harus di penuhi oleh peserta Magang Boltim, ada pun tesnya yakni olahraga  lari selama beberapa menit, tes matematika dasar, pus up dan lain sebagainya," jelas Wabup.

 

Sebenarnya, kata Lensun, hal ini semestinya merupakan kewajiban dari Pihak Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulut selaku Instansi teknis.

 

"Jujur saja sebetulnya pemkab Boltim kecewa dengan kinerja Dinas nakertrans Provinsi Sulut yang tak proaktif dalam menangani para peserta magang, padahal itu tugas mereka. Jadi dalam hal ini pemkab Boltim yang lobi langsung ke pusat agar para peserta dari Boltim itu bisa berangkat ke jepang. Upaya kerja keras Pemkab akhirnya disetujui oleh pihak yang menangani khusus peserta magang Pusat dan untuk Sulut boltim lah daerah satu-satunya yang mewakili tenaga kerja yang magang di luar negeri," jelas Lensun.

 

Ia berharap para peserta magang yang berjumlah sepuluh orang itu semoga bisa lulus dalam seleksi dijakarta.

 

"Harapan pemkab Boltim semoga para peserta nantinya bisa lulus seleksi dan bila nantinya mereka sudah kerja dijepang, akan mendapatkan gaji yang cukup besar 10 juta perbulannya selama tiga tahun. Setelah pulang ke Boltim nantinya bisa menciptakan lapangan kerja," harapnya. (Rahman Igirisa)



Sponsors

Sponsors