Fasilitas SD dan SMP Satap Desa Bukaka Memprihatinkan
Tutuyan, ME : Fasilitas Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Atas (SMP) Satu Atap (Satap) yang ada di Desa Bukaka Kecamatan Kotabunan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) memprihatinkan.
Pasalnya, SD, SMP Satap yang berjarak 20 KM dari Ibukota Kabupaten Boltim ini kurang di perhatikan oleh pihak Dinas Pendidikan (Diknas) Boltim, bangku dan meja belajar siswa ini hampir semua goyang alias rewot. Salah satu Guru SD Bukaka, Harsono Potabuga, kepada Manado Express, Kamis, (7/11/2013), mengeluhkan fasilitas bangku dan meja yang ada di sekolah SD dan SMP Satap bukaka ini yang sudah bertahun-tahun tidak di perhatikan hal ini sangat mengganggu konsentrasi siswa saat belajar.
"Bangku dan meja ini dari tahun 1982 sejak gedung SD ini di dirikan sampai sekarang pun masih kami pake walau pun keadaanya tidak lagi menunjang untuk tempat duduk, sudah jelas keadaannya sangat mengganggu konsentrasi siswa saat belajar", jelas Harsono.
Ditambahkannya, Setiap pemintaan laporan data bulanan oleh Dinas Pendidikan (Diknas) kami selalu melaporkan termasuk keadaan kursi dan meja namun sampai hari ini tidak ada tanggapan apa-apa dari Dinas Pendidikan. "Di setiap permintaan laporan data bulanan, kami selalu memasukan kursi dan meja, tapi sampai hari ini tidak ada keseriusan dari Diknas, kasihan anak-anak di saat belajar sangat terganggu dengan keadaan bangku yang sudah rapuk," tuturnya.
Ditempat yang sama, Asiril Gobel yang juga guru SD yang merangkap guru SMP Satap ini mengatakan, semua guru-guru di SD dan SMP tidak mempunyai kursi, kami memilih untuk berdiri, waktu masih Kadis Diknas lama SD Bukaka mendapatkan pengadaan meja dan kursih, namun setelah di cek pengadaan tersebut di alihkan ke modayak. "Guru pengajar pun tidak mempunyai kursi hanya menggunakan kursih siswa, padahal kami sudah banyak berharap dengan pengadaan itu namun justru di alihkan ke sekolah lain yang ada di modayak, dengan hal ini kami sangat kecewa," ujarnya.
Selain itu Asiril menambahkan, Tenaga Guru yang ada di SMP Satap ini belum ada yang PNS, hanya ada Guru Honor Daerah (Honda) itu pun hanya satu orang bernama Minarti Kobandaha. S,Pd. "Saya mengajar di SMP Satap ini hanya di perbantukan, jadi kami sangat mengharapkan pada pengangkatan CPNS ini kami berharap tenaga guru PNS agar di tempatkan di SMP Satap ini," harap Asiril.
Sampai berita ini diturunkan Kepala Dinas Pendidikan (Diknas) Boltim Yusri Damopolii. S.Pd saat di hubungi melalui via telpon seluler tidak dalam keadaan aktip.
Penulis : Rahman Igirisa
Editor : Chres



































