Kondusifitas Bolmong Memburuk

Tiga Tarkam Berturut-Turut Pecah


Kotamobagu, ME

Situasi keamanan di wilayah Bolaang Mongondow belakangan memburuk. Tak hanya Desa Poyowa Kecil – Kelurahan Mongondow, Minggu (11/11) malam pertikaian berdarah antar kampung juga terjadi antara Desa Doloduo dengan Desa Ikhwan.

Dua pertikaian berdara di hari yang sama itu melengkapi kerusuhan berdarah sebelumnya antara Desa Tambun dan Imandi. Bentrok massal antar desa itu membuat situasi di wilayah Bolmong Raya utamanya Kabupaten Bolaang Mongondow dan Kota Kotamobagu kini mencekam.

Kapolres Bolmong AKBP Enggar Brotoseno SIK pun kini dibuat pusing dengan rentetan kerusuhan antar kampung itu. “Saya baru saja memantau situasi di Dumoga karena pertikaian sejumlah warga di Desa Doloduo dan Desa Ikhwan. Tapi langsung datang di sini (Poyowa Kecil-Mongondow) karena mendengar ada betrokan lagi,” kata Enggar saat ditemui wartawan di perbatasan Poyowa Kecil-Mongondow, pada Senin (12/11) dinihari.

Saat itu, Enggar ikut didampingi Wakapolres Kompol Rustanto SIK. Dandim 1303 Bolmong Letkol Inf Mujiharto juga tampak ikut meninjau lokasi peristiwa yang berakibat satu warga Poyowa Kecil tewas itu.

Pertikaian antar Doloduo - Ikhwan yang meletup Minggu malam itu berakibat jatuhnya korban. Inja Kaida pemuda asal Desa Ikhwan terkapar terkena tembakan senapan angin. Ia terkena peluru senapan angin di bagian paha kanan dan langsung dilarikan ke Rumas Sakit Umum Daerah (RSUD) Datoe Binangkang Kotamobagu. (tr-5)

 

Foto: Inja Kaida pemuda asal Desa Ikhwan saat dirawat di RSUD Datoe Binangkang Kotamobagu. (ist)



Sponsors

Sponsors