Mayat Pria Ditemukan Mengapung di DAS Tondano


TONDANO, ME - Warga Kelurahan Tonsea Lama Kecamatan Tondano Utara, Jumat (18/10/2013) pagi tadi dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat lelaki yang sudah membusuk mengapung di Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano.

 

Penemuan mayat tersebut bermula saat Dedi Ticoalu, warga setempat sedang membersihkan enceng gondok di sungai yang berada tepat di belakang area pekuburan desa Tonsea Lama. “Awalnya saya tidak mengira sosok tersebut adalah tubuh seorang manusia. Namun setelah mendekat ternyata memang sosok yang mengapung itu ternyata mayat seorang pria,” ungkapnya.

 

Saat ditemukan sekitar pukul 10 pagi, mayat pria tersebut menggunakan kaos berwarna hitam dan celana jeans pendek. Di lihat dari kondisinya, diperkirakan mayat tersebut sudah sekitar sebulan terapung di sungai tersebut. Itu dibuktikan dengan sengatan bau busuk yang keluar dari mayat tersebut ketika hendak diangkut oleh aparat Polres Minahasa untuk di identifikasi di Rumah Sakit setempat.

 

Kapolres Minahasa, AKBP Henny Posumah, saat dikonfirmasi mengenai hal ini mengatakan, dari hasil identifikasi yang dilakukan oleh unit identifikasi Polres Minahasa, diketahui sosok tersebut adalah mayat lelaki bernama Toar Lantang berusia 31 tahun, warga Tounkuramber. Ketika dikonfirmasi kepada pihak keluarga, korban dilaporkan telah menghilang sejak sekitar sebulan yang lalu.

 

“Identitasnya sudah diketahui dan saat ini aparat kepolisian sedang melakukan penyelidikan untuk mengetahui pasti sebab akibat kematiannya,” ujarnya.

 

Penulis : Jeksen Kewas

Editor : Chres



Sponsors

Sponsors