Foto: Korban saat ditemukan tim SAR
12 Hari Menghilang, Warga Matani Ditemukan Mengapung di Teluk Amurang
Amurang, ME
Menghilang selama 12 hari, Linky Sondakh (18), Warga Desa Matani, Kecamatan Tumpaan, ditemukan dalam kondisi meninggal dan mengapung di Teluk Amurang. Saat ditemukan tubuh korban sudah membengkak dan mengeluarkan bau tidak sedap.
Korban dilaporkan menghilang sejak 14 Januari lalu dan baru ditemukan, Kamis (26/1) sekitar Pukul 13.00 WITA oleh salah seorang nelayan, Menix Mamesa (36) warga setempat saat sedang mencari ikan di wilayah tersebut.
"Waktu memancing di muara sungai Nimanga saya lihat ada seperti karung mengapung, setelah saya dekati ternyata sesosok mayat," ungkap Menix saat memberikan keterangan kepada wartawan di tempat evakuasi mayat, tepi pantai Desa Matani, Kecamatan Tumpaan.
Penemuan tersebut langsung dia laporkan ke warga setempat. Tidak berapa lama tim SAR Minsel langsung menuju titik awal ditemukan. Namun karena arus yang kuat korban terseret sampai ke tengah laut. Setelah dilakukan penyisiran korban akhirnya ditemukan dan dievakuasi.
Dari keterangan salah satu kerabat korban, Ning Pinatik (43), korban memiliki penyakit epilepsi. Sebelum hilang korban pada, Sabtu (14/1) sekitar pukul 16.00 sore pamitan kepada orang tuanya untuk mencari buah kelapa disekitar kampung.
"Waktu itu orang tua sudah tegur tidak boleh keluar rumah karena tidak ada obat. Tapi waktu itu korban bersih keras mau keluar rumah untuk cari buah kelapa. Pada waktu itu, jam 4 sore ada warga lihat dia sedang memancing. Namun setelah jam 6 korban tak kunjung pulang ke rumah," jelasnya.
Setelah korban tidak pulang, warga setempat bersama tim SAR malam itu juga langsung melakukan pencarian. Namun selama 11 hari korban tak kunjung ditemukan hingga membuat keluarga sangat gelisah. Hingga hari ke-12 secara tidak sengaja korban ditemukan seorang nelayan dalam keadaan meninggal dunia.
"Korban memakai kaos putih, celana hitam dan kalung besi putih persis seperti dikenakan korban saat menghilang. Sekarang kita bersyukur korban sudah ditemukan walaupun sudah dalam keadaan meninggal dunia," ujarnya.
Usai dievakuasi korban langsung dibawah ke rumah orang tuanya. Proses evakuasi disaksikan Kepala BPBD Minsel, Handrie Komaling dan Camat Tumpaan Jimmy Tumiwa. Penemuan ini membuat heboh dan menjadi tontonan warga setempat. (jerry sumarauw)



































