Mangendege Ditemukan Tak Bernyawa di Perairan Melonguane


Motongkad, ME

Ferry Mangendege warga Desa Molobog Kecamatan Motongkad, Bolaang Mongondow Timur (Boltim) yang hilang sejak 25 Agustus 2016, akhirnya ditemukan, Sabtu (3/9). Mangendege ditemukan sudah tak bernyawa dalam perahunya di perairan Molongguane.

 

Berdasarkan informasi yang dirangkum manadoexpress.co, pada 25 Agustus 2016 Mangendege meninggalkan rumahnya dengan maksud melaut. Setelah berhari-hari tak pulang, keluarganya menyatakan Mangendege telah hilang.

 

Terkait hal itu, Bupati Boltim, Sehan Landjar langsung meminta Tim Basarnas untuk melakukan pencarian. Berbekal speedboat BPBD, pencarian pun digalakkan. Alhasil, korban orang hilang ini ditemukan Tim Basarnas setelah kurang lebih 1 minggu dalam pencarian.

 

Ketua Basarnas Boltim, Marten Meruntu menuturkan, di kala pencarian korban, pihaknya terus melakukan komonikasi dan koordinasi dengan elemen terkait. Perahu yang sehari-hari digunakan korban ditemukan di perairan Molongguane.

 

"Saat ditemukan, dalam perahu tersebut ada mayat yang sudah membusuk. Diduga kuat, mayat itu adalah Mangendege yang hilang," ungkap Meruntu.

 

Ditambahkannya, data dari keterangan keluarganya, korban merupakan pelaut dan meningindap penyakit epilepsi. "Kemungkinan, ketika melaut penyakitnya itu kambuh, sehingga membuat ia harus wafat di dalam perahu. Akhirnya hanyut sampai diperai Molongguane Kepulauan Sangihe Talaud.

 

Hingga berita ini diturunkan, mayat yang diduga atas nama Ferry Mangendege, sudah dievakuasi untuk dikembalikan ke Boltim guna dimakamkan. (matt rey kartoredjo)



Sponsors

Sponsors