Manado Bersiap Menuju Cyber City
Manado, ME
Pembangunan Kota Manado terus digenjot. Pemkot sendiri saat ini berkeinginan agar Manado bisa menjadi cyber city. Hanya saja masih banyak kendala dalam mewujudkannya, diantaranya kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM) dan infrastruktur Teknologi Informatika. Terkait dengan itu, Wawali mengharapkan masukan dari komunitas Relawan TIK Manado dan Sulawesi Utara.
“Saya mengharapkan teman-teman Relawan TIK untuk bekerjasama dengan pemerintah untuk menjadi Kota Manado terdepan di bidang TIK”, ungkapnya. Pernyataan tersebut disampaikan Wawali saat Coffee Morning dengan Relawan TIK di Rumah Kopi Billy, Jumat (27/9/2013). “Kami berkeinginan agar mendapat penghargaan ICT Pura. Manado harus menjadi smart city”, ujarnya.
Dialog yang digagas oleh Dinas Komunikasi dan Informatika dibawah komando Yohannes Waworuntu ini diawali perkenalan yang dipandu Ketua RTIK Sulut Yaulie Deo Rindengan, ST. MSi., MM.
Menurut Wakil Ketua RTIK Sulut Stenly Karouw, ST., MT, Kota Manado berpotensi untuk menjadi smart city. Apalagi komunitas TIK di Kota Tinutuan ini sudah eksis dan aktif. “Tinggal peran dari pemerintah yang harus lebih meningkatkan kerjasama dengan pihak swasta, akademisi dan komunitas”, tambah Stenly yang juga staf pengajar di Unsrat.
Hal senada diungkapkan Meksy Nayoan ST., MT., Ketua Jurusan Teknik Informatika Unsrat. “Perlu disiapkan aplikasi dan infrastruktur dan program yang menjadi fondasi untuk membangun TIK di Manado”, sambungnya.
“Apa finishnya? Harus melalui etape-etape, apa yang harus dimulai terlebih dahulu. Itu yang harus dipikirkan dan diputuskan secepatnya. Memang harus ada master plan TIK atau blue print yang akan menjadi acuan untuk pembangunan TIK di Manado”, jelas Wawali yang juga rajin berselancar di dunia maya dan memiliki ribuan followers diberbagai jejaring sosial. (tim-me)



































