Bantu Cuci Pakaian Korban Banjir, Wawali : Ini kan bagian dari panggilan seorang pemimpin


MANADO : Wakil Walikota Manado Harley Mangindaan membantu warganya yang terkena musibah banjir dan tanah longsor. Bahkan dia tak segan ikut mencuci pakaian warga yang terendam lumpur.

 

"Ini kan bagian dari panggilan seorang pemimpin. Kita harus bersama-sama dengan warga kita, apalagi mereka sedang dalam kesusahan," ujar Mangindaan soal membantu cuci pakaian warga, Selasa (21/1/2014).

 

Aktivitas itu dilakukan Mangindaan ketika sedang menunggu kedatangan Wakil Presiden Boediono di Kelurahan Komo Luar, Kecamatan Paal Dua. Saat itu dia berkeliling di lokasi yang termasuk terparah diterjang banjir. Ketika berada di dekat talud Kali Jengki, Mangindaan melihat seorang ibu sedang mencuci setumpuk baju yang terendam lumpur. Tanpa banyak tanya, Mangindaan langsung ikut berjongkok dan mencuci baju.

 

Setelah beres membantu mencuci pakaian, Mangindaan kemudian berkeliling menyapa warganya, memberi motivasi dan semangat. Bahkan di depan lorong dia sempat menyuapi makan seorang ibu.

 

"Bapak memang orang rendah hati, bukan hanya saat bencana ini saja, tetapi setiap hari dia jalan berkeliling menyapa warga. Kadang dia duduk minum kopi bersama kami. Dia selalu mendengar apa keluhan kami," ujar seorang bapak.

 

Mangindaan yang memang terlihat terus berada di lokasi bencana tak segan mengangkat lumpur dan sampah bersama warganya. "Kita sedang ditimpa musibah dan bencana, sudah selayaknyalah kita bahu-membahu membantu sesama yang tertimpah kesusahan," ujar Mangindaan.

 

Kota Manado merupakan salah satu wilayah terparah ketika bencana banjir dan longsor melanda Sulawesi Utara. Menurut Wali Kota Manado Vicky Lumentut, ada 565 rumah yang hanyut di Manado. Sementara puluhan ribu rumah warga lainnya rusak dan enam orang tewas.(kpc)

 

Foto : Wakil Walikota Manado, Harley Mangindaan tak segan ikut mencuci pakaian warganya yang terkena banjir.(kpc)



Sponsors

Sponsors