DBD Renggut Nyawa Pasien, Dinkes Kecolongan


Tutuyan,ME

Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim), dalam hal ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Boltim memberantas penyakit Demam Berdarah Dengu (DBD), sepertinya gagal dan tidak berjalan sesuai dengan yang harapkan.

 

Buktinya, meskipun pihak Dinkes sudah berusaha melakukan berbagai macam pencegahan salah satunya melalui foging atau pengasapan. Namum penyakit ini tetap saja muncul, dan bahkan sampai mengakibatkan pasien meninggal dunia, yakni atas nama K Sumaila warga dusun I desa Bulawan Induk Kecamatan Kotabunan Boltim.

 

Menurut Tokoh Masyarakat Boltim, Ismail Mokodompit upaya pencegahan DBD yang dilakukan oleh Dinkes, kurang lebih selama tiga tahun ini sia-sia. "Buktinya Dinkes kecolongan, dimana salah satu warga desa Bulawan yang positif DBD meninggal dunia. Hasil postif DBD inipun nanti diketahui setelah pasien dirawat di Rumah Sakit Umum (RSU) Prof Kandou Malalayang Manado. Sehingga ini menunjukan bahwa kerja dari pihak Dinkes sendiri, dianggap belum maksimal, karena banyak kasus di Boltim yang sampai dengan sekaran ini, belum juga teratasi secara menyeluruh, " ujar Mokodompit.

 

Sayangnya, Kadis Dinkes Boltim, dr Jusnan Mokoginta MARS, belum bisa memberikan penjelasannya terkait dengan hal tersebut. Pasalnya, saat dikonfirmasi Rabu (4/09/13). melalui telpon seluler tidak dalam keadaan aktif. (Rahman Igirisa)

 

Foto : Ismail Mokodompit.



Sponsors

Sponsors