Lomba Marathon 10KM di Jurai Dua Bersaudra


Tutuyan, ME

Pelaksanaan lomba marathon 10 kilometer yang di laksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), dalam rangka menyambut HUT Proklamasi yang ke-68, lomba tersebut di juarai oleh dua bersaudara, pekan lalu.

 

Kedua kakak beradik ini masing-masing Zakarias Mandiangan (24) dan Hikmar Mandiangan (28), kakak beradik ini warga Desa Motongkat Selatan.  Namun Zakarias dengan waktu lari 44 menit menjadi pemenang dan mengalahkan kakaknya dengan selisih waktu 9 menit.

 

Hikmar terpaksa mengakui kekalahan dari adiknya dengan menempati urutan ke-3 setelah kalah cepat saat memasuki garis finis dengan Yacob Tangkapipi utusan satuan polisi pamong praja (Pol-PP) yang meraih waktu 49 menit. Persaingan ketiganya cukup ketat dan mengalahkan puluhan peserta lainnya yang berasal dari berbagai instansi dan desa.

 

Zakarias Mandiangan mengaku bangga bisa turut ambil bagian dalam turnamen peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-68. "Saya senang bisa menjadi juara, saya ingin tingkatkan prestasi ini," ujar Zakarias.

 

Zakarias menuturkan sangat kesulitan menaklukkan peserta lainnya, medan yang dilalui oleh kami peserta lari memiliki tanjakan. Namun dirinya terus berusaha keras untuk melakukan semaksimal mungkin mencapai garis finis.

 

"Tidak ada persiapan khusus hanya saja kami sekeluarga hobi olah raga. Adik saya, Matias Mandiangan menjuarai PON (Pekan Olah Raga) sebagai Atlet tinju," kata pria yang mengaku juga hobi tinju ini.

 

Zakarias berharap lomba ini menjadi ajang peningkatan kualitas atlet olah raga di Boltim. Pasalnya, selama ini olah raga seolah tidak ada perhatian pemerintah melalui instansi terkait. "Olah raga di Boltim belum di perhatikan memang, sehingga banyak putra-putri Boltim memilih menjadi atlet di daerah lain seperti adik saya dari Minut," jelas Zakarias.

 

Zakarias meminta kepada pemerintah daerah (Pemda) agar ajang seperti ini terus dilaksanakan di Boltim supaya warga yang memiliki bakat bisa mengasah prestasinya. Dia mengaku tidak mementingkan hadiah yang didapat karena tujuan utamanya adalah prestasi dan ambil bagian dalam lomba ini. "Saya tidak tahu akan dapat hadiah apa, saya ikut saja yang penting dapat ikut lomba. Saya hanya diajak teman," katanya.

 

Koordinator lomba olah raga, panitia HUT Proklamasi kemerdekaan RI, Sudibyo Mamonto mengatakan selain merayakan HUT RI, lomba tersebut menjadi momen pencarian bakat atlet lari maraton. "Panitia bersyukur karena peserta yang ikut cukup banyak, ada 30 an orang, kedepan kami akan tingkatkan lagi," ujar Kepala Kantor Pemuda dan olah raga Boltim ini.

 

Sudibyo mengatakan akan ada beragam lomba olah raga yang dilaksanakan panitia dalam rangka menyemarakkan perayaan HUT proklamasi kemerdekaan. "Hadiahnya berupa tropy tetap, akan diserahkan pada malam puncak 17 agustus nanti," terangnya. (Rahman Igirisa)



Sponsors

Sponsors