Penyaluran Bantuan di Kotabunan Induk Diduga Berantakan, Bupati Ancam Copot Sangadi
Tutuyan, MX
Penyerahan bantuan sembako bagi masyarakat terdampak Covid-19 di Desa Kotabunan Induk, Kecamatan Kotabunan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), diduga berantakan.
Itu terlihat dengan banyaknya keluhan masyarakat. Masih banyak yang belum menerima bantuan, sementara ada juga yang layak menerima namun belum terdata.
Menanggapi keluhan masyarakat tersebut, Bupati Boltim Sehan Landjar menegaskan, Minggu (26/4), akan turun langsung ke lapangan.
Menurut Bupati, Sangadi (Kepala Desa, red) Kotabunan Induk, diminta harus mempertanggung jawabkan keadaan itu.
Saat dikonfirmasi manadoxpress.com di rumah dinas (Rudis) Bupati, Sabtu (25/4) malam, suara keras pun dilontarkan Bupati Landjar kepada Sangadi dan Aparat Desa Kotabunan Induk.
"Sangadi-nya yang payah, kan semuanya (dia) pengendali. Memang ini Kepala Desa ini so nda wajar, Sangadi harus ganti. Dan aparat desa akan saya evaluasi," tegas Landjar.
Ketua Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Boltim ini pun memastikan, masyarakat yang belum mendapatkan sembako atau tidak tercover, akan langsung diberikannya.
"Karena kita mo cari tau itu rakyat pe suara apa. Kita ada duduk di sini tapi kita tau. Pe turung itu barang (sembako, red), sapa yang berterima kasih, deng sapa yang babataria, kita dapa tau apa yang dorang keluhkan," tandas Bupati Landjar. (Gazali Ligawa)



































