Covid-19 Mengancam, Ketua DMI Boltim Imbau Masyarakat Salat Tarawih di Rumah


Tutuyan, MX

Berdasarkan hasil rapat antara Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) bersama sejumlah organisasi keagamaan yang dihadiri, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU), Panitia Hari Besar Islam (PHBI), Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Kementerian Agama (Kemenag) Boltim, mereka bersepakat bahwa salat berjamaah di masjid, termasuk salat tarawih di alihkan di rumah.

Rapat dalam rangka mengantisipasi penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di wilayah Boltim tersebut, dipimpin langsung Bupati Sehan Landjar.

Ketua Pengurus Hari Besar Islam (PHBI) Boltim, Samsudin Dama, yang juga Ketua DMI Boltim, mengimbau kepada masyarakat kiranya dapat menaati apa yang sudah diputuskan oleh pemerintah. Karena Ramadan tahun ini, semua masyarakat dihadapkan dengan bahaya Covid-19. Apa lagi daerah terdekat seperti Kota Kotamobagu sudah ada 5 orang yang positif.

"Saya selaku Ketua Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Boltim, menyatakan keprihatinan dan turut berduka, atas meninggalnya para petugas medis yang menangani Covid-19," ujar Dama, Kamis (23/4).

Samsudin Dama

Samsudin Dama

Ia pun meminta kepada tamir masjid di seluruh Kabupaten Boltim, kiranya tetap menghadirkan kesyahduan dan kenikmatan suara masjid di tengah suasana keprihatinan, melalui pengeras suara. Termasuk seruan mencerahkan, untuk menjaga kebersihan dan lingkungan. 

"Marilah kita melaksanakan tarawih, tadarus, tausiyah Ramadan, di rumah. Dilaksanakan oleh lingkup keluarga di tempat tinggal masing-masing," pintanya.

Legislator Boltim ini berharap, sesama umat beragama harus saling menghargai

"Kepada seluruh umat beragama, pada umumnya dan umat Islam pada khususnya di Boltim, untuk secara bersih menghormati hadirnya bulan Ramadan yang merupakan salah satu bulan suci dalam Islam. Selamat menjalankan ibadah puasa 1441 Hijriah," pungkas wakil rakyat Boltim ini. (Gazali Ligawa)



Sponsors

Sponsors