Foto: Hamdi Egam
Ramadan, Pemkab dan Lembaga Keagamaan Sepakat Ibadah Dipindahkan ke Rumah
Tutuyan, MX
Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) bersama sejumlah organisasi keagamaan, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Muhamadiyah, Nahdlatul Ulama (NU), Dewan Mesjid dan Kementrian Agama (Kemenag) Boltim, telah menggelar rapat kerja bersama, Kamis (23/4) hari ini.
Rapat yang dipimpin langsung Bupati Sehan Landjar itu telah mengambil sejumlah kesepakatan. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Boltim, Hamdi Egam.
“Sambil menunggu surat resmi maka disampaikan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, hasil keputusan dan kesepakatan rapat ini,” kata Hamdi.
.jpeg)
“Pertama, mengingat situasi sekarang ini di daerah sekitar Boltim, terutama setelah diumumkannya hasil tes swab beberapa pasien yang ternyata ada beberapa orang positif, kemudian begitu dekat dan padatnya interaksi antara masyarakat Boltim dan Kotamobagu maka dengan berat hati diimbau kepada masyarakat agar seluruh kegiatan ibadah di mesjid pada bulan Ramadhan ini dipindahkan ke rumah masing-masing. Seperti sholat rarwih, dan sholat fardhu lainnya, termasuk sholat Jumat,” kata Hamdi, mengutip isi hasil rapat kerja tersebut.
Menurutnya, jika dalam beberapa waktu ke depan ada perubahan terkait kondisi pandemi Covid-19 di Boltim, kesepakatan yang diambil akan ditinjau kembali.
“Sambil menunggu perkembangan situasi percepatan penanganan Covid-19, apabila pada minggu pertama di bulan Ramdhan ini wilayah Boltim dinyatakan sebagai zona hijau maka keputusan hasil kesepakatan rapat dapat ditinjau kembali,” terangnya.
.jpeg)
Menurut Egam, Pemkab Boltim dan seluruh lembaga dan organisasi keagamaan yang bersepakat mengucapkan terima kasih untuk perhatian masyarakat Boltim, sembari berharap ada kerja sama yang baik.
“Ayo, masyarakat Boltim kita lawan Covid-19,” tandas Egam. (Gazali Ligawa)



































