Kasus Pencurian di Gorontalo Justru Meningkat Saat Ramadan


Gorontalo, ME

Wakapolda Gorontalo, Kombespol Abdullah Hayati, mengatakan kasus pencurian meningkat sekitar 30 persen selama Ramadan tahun ini.

 

"Bulan ini yang paling menonjol adalah pencurian, seperti perampokan atau pembobolan rumah," ujarnya, Sabtu, (03/08/13).

 

Seperti diberitakan, menurut dia kasus pencurian marak karena biaya kebutuhan hidup semakin tinggi, sehingga memicu terjadinya kriminalitas.

 

Ia berharap masyarakat tetap waspada, di samping melakukan ibadah di bulan puasa, terutama menjelang lebaran.

 

Abdullah menuturkan, sebenarnya kondisi itu telah diantisipasi sebelumnya oleh kepolisian, untuk mencegah tingginya kasus pencurian. 

 

Namun demikian dibanding tahun lalu kasus tahun ini cenderung turun. "Itu karena polisi dan masyarakat belajar dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya," ungkapnya.

 

Sementara itu, sejumlah warga meminta polisi tetap meningkatkan pengamanan, terutama patroli keliling hingga setelah lebaran.

 

"Sebab perampokan bisa terjadi kapan saja dan di mana saja, apalagi banyak rumah kosong yang di tinggal pemiliknya jadi harus ada polisi patroli," kata salah seorang warga, Dodi Ibrahim.

 

Ia menilai, kasus pencurian paling meresahkan masyarakat selama bulan Ramadan karena sindikat pencuri meningkatkan aksinya justru pada waktu tersebut.(mdc/antara)

 

Foto : Ilustrasi.



Sponsors

Sponsors