Waroka Sekda Boltim Definitif


Tutuyan, ME

Kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Bolaang Mongondow Timur (Boltim), resmi diduduki pejabat definitif. DR Sonny Waroka, birokrat senior kabupaten ini, mendapatkan kesempatan untuk membantu Bupati Sehan Landajar, SH.

Pelantikan dan pengambilan sumpah serta serah terima jabatan Sekda, digelar di lantai tiga Kantor Bupati, Selasa (7/1). Bupati

Sehan Landjar, SH memimpin langsung proses pelantikan ini.

Dalam sambutanya, Bupati Landjar mengucapkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena setelah beberapa bulan, Pemkab Boltim telah memiliki Sekda definitif.

“Setelah pensiunnya Sekda Muhammad Assagaf dan digantikan Pj Sekda Oskar Manoppo dan ini Pj Sekda dr Bahagia, sekarang yang lolos dalam seleksi JPT (Jabatan Pimpinan Tinggi, red) Pratama Sekda adalah Pak Sonny Waroka,” jelasnya. 

Ditegaskan, pelaksanaan pelantikan Sekda ini telah sesuai Undang-Undang Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Peraturan Pemerintah Nomor 11 tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil.

“Pelantikan Sekda ini telah melalui proses seleksi terbuka JPT Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Boltim dan telah mendapatkan persetujuan dari KASN (Komisi Aparatur Sipil Negara, red) berdasarkan surat Nomor  B-4576/KASN/12/2019,” terang Bupati Landjar.

Dikatakannya, pelantikan ini bertujuan untuk memperlancar tugas pemerintahan dan pelayanan publik. 

“Untuk itu pejabat baru dilantik hendaklah memiliki kemampuan, pengetahuan dan kebijakan dalam peran pelayanan, serta membantu menyusun kewajiban kerja serta unit pelayanan lainnya sebagai motor penggerak pemerintahan,” paparnya.

Ditegaskan, ada tiga hal yang harus diperhatikan oleh Sekda. Pertama, tingkatkan kedisiplinan ASN, serta memberdayakan potensi ASN yang ada. Kedua bangun hubungan yang baik seperti dengan DPRD dan mitra kerja lainnya. Tiga, kembangkan sistem penyusunan anggaran yang berbasis kinerja dan beri kesempatan kepada OPD (Organisasi Perangkat Daerah) untuk penyampaian usulan laporan program.

Sehan mengukapkan, dirinya tidak mengintervensi sedikitpun proses seleksi Sekda. Yang memenuhi persyaratan disilahkan berkompetisi sesuai kelebihan dan kemampuan masing-masing.

“Ini hasil penilaian dari tim penilai Baperjakat. Saya hargai standar itu, Sonny Waroka yang tertinggi di antara ketiga yang bersaing. Meski saya memiliki hak prerogatif, tapi saya tidak merubah itu sesuai keputusan standar nilai dari tim. Penilaian ini normatif bukan subjektif,” kata Sehan.

Sementara itu, Sekda yang baru dilantik Sonny Waroka, mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada dirinya.

“Amanah ini akan selalu saya jaga dan kerjakan dengan sebaik-baiknya. Makanya saya butuh koordinasi dan kerjasama yang baik dengan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah, red) dan seluruh ASN di Boltim,” singkat Waroka. (Gazali Ligawa)



Sponsors

Sponsors