Foto: Ilustrasi
Dinkes Minahasa Catat 211 Kasus Rabies Terjadi Tahun Ini
Tondano, ME
Dari bulan Januari sampai bulan Juni tahun 2013 ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Minahasa mencatat telah ada 211 kasus rabies terjadi di daerah Minahasa. Demikian informasi yang disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa, Dr Yuliana Kaunang, saat diwawancarai Manado Express di ruang kerjanya.
“Jumlah tersebut kemungkinan bisa bertambah bila tidak ada pencegahan dari masyarakat untuk menghindari gigitan hewan yang bisa menyebabkan rabies,” Ujar Kaunang.
Lanjut dia menjelaskan, dari jumlah yang tercatat tersebut, 2 diantaranya tercatat meninggal dunia yaitu untuk kasus yang terjadi di Desa Seretan dan Sonder. Untuk Mencegah meluasnya kasus rabies ini, dia mengimbau kepada masyarakat agar sebisa mungkin waspada terhadap kemungkinan terjadinya gigitan anjing, kucing atau kera yang dapat menyebabkan rabies.
“Jika sampai terkena gigitan hewan-hewan tersebut, maka tindakan pertama yang harus dilakukan adalah mencuci bekas gigitan dengan deterjen dan air mengalir selama lima belas menit. Setelah itu, luka tersebut harus dibersihkan juga dengan alkohol atau obat antiseptik lainnya, dan selanjutnya segera memeriksakan diri ke pelayanan kesehatan,” Timpal Kaunang menjelaskan.
Ditambahkannya, gejala dari seseorang yang terkena rabies yaitu sakit kepala, lesu, mual, nafsu makan berkurang, gugup, nyeri bila ditekan pada bekas luka gigitan dan gejala yang paling khas yaitu rasa takut pada air berlebihan, kejang-kejang serta dapat menyebabkan kelumpuhan. Lanjut, untuk mencegah hal tersebut dia mengatakan Dinas Kesehatan menyiapkan Vaksin Anti Rabies (VAR) yang dibagikan secara gratis kepada masyarakat.
“Pembagian vaksin secara gratis ini diprioritaskan kepada masyrakat kurang mampu yang tentu saja kesulitan untuk dapat membeli vaksin yang memang harganya cukup mahal,” Ucapnya. (Jeksen Kewas)



































