Kabupaten Boltim Segera Miliki Terminal Tipe B
Tutuyan, ME
Kabupaten Bolaang Mongondow timur (Boltim) tahun 2014 nanti akan memiliki terminal tipe B. Hal ini sesuai Penyampaian Kepala Bidang fisik Dan prasarana Badan Perencanaan Pembangunan, Litbang Dan Penanaman Modal (BAPPELITBANGDAL) Kabupaten Boltim Jantje Mawikere saat bersua dengan Manado Express, Selasa (23/07/13).
Kabid Fisik dan Prasarana Bappelitbangdal Jantje Mawikere mengatakan, untuk sementara ini pemerintah daerah kabupaten Boltim sudah melakukan perencanaan Detail Engineering Dan Design (DED) untuk Pembangunan terminal tipe B di Kotabunan.
“Pemkab boltim sendiri sedang dalam perencanaan Detail Engineering Dan Design,”ujarnya
Mawikere menjelaskan, terminal tipe B ini merupakan terminal terpadu dengan fasilitas lengkap, dimana sektor transportasi merupakan sektor yang memegang peranan penting dalam upaya pengembangan wilayah, khususnya sektor transportasi darat yang pada umumnya merupakan kegiatan transportasi yang paling banyak dan sering di gunakan oleh masyarakat.
“Dimana pemilihan terhadap penggunaan transportasi darat pada umumnya disebabkan oleh jangkauan yang relatif luas, operational cost yang lebih murah dan relatif banyak di gunakan”, jelasnya.
Mawikere mengungkapkan tentunya dalam rangka untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat secara luas ,tentunya dibutukan sarana dan prasarana yang sesuai dengan tingkatan hirarkinya (lokal atau regional).
“Saya rasa itu merupakan satu prasarana yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat, dimana terminal itu merupakan suatu kebutuhan untuk para masyarakat boltim sendiri”, ungkapnya.
Mawikere juga menyatakan penyediaan fasilitas terminal cukup penting sebagai wujud pelayanan terhadap kegiatan ekonomi dan kemudahan masyarakat dalam pelayanan modal angkutan umum, serta menghindari adanya terminal-terminal ilegal yang dapat menimbulkan kemacetan lalu-lintas dan kesemrawutan tata ruang dimasa yang akan datang.
"Hal ini tentunya untuk mengantisipasi semua yang jadi penghalang lalulintas di boltim", ujar Mawikere.
Dia menambahkan oleh karena itu pemerintah kabupaten Boltim) melalui instansi perencanaan telah melaksanakan suatu perencanaan sistem transportasi yang telah di mulai dengan disusunnya Master plan terminal kotabunan tahun 2012 yang hasilnya sudah dapat di gunakan sebagai acuan pelakasanaan kegiatan perencanaan lanjutan seperti DED.
“Sesuai DED terminal itu menjadi terminal yang Representatif Dan memadai untuk menampung aktivitas transportasi darat di wilayah kabupaten boltim, Ini sudah sesuai dengan Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW) kabupaten Bolaang mongondow timur,” ucapnya.
Tambahnya Secara keseluruhan Luas terminal Kotabunan dua hektar lebih untuk kedudukan bangunan dan fisilitas lainnya, dan pemda sudah mengeluarkan Anggaran Detail Engineering Design sekitar Rp 400 juta untuk pembayaran konsultan untuk mendesign bangunan terminal.
“Terminal ini akan di buat dengan kwalitas terbaik, guna untuk menghindari gempa. Makanya bangunan yang di design khusus, untuk mengantisipasi karena boltim termasuk daerah yang rawan gempa sesuai dengan data tahun 2011 BMGK dimana boltim masuk Zona Gempa yang tingkatnya cukup membahayakan,"tutupnya. (Rahman Igirisa)
Foto : Ilustrasi



































