Situs Wisata Batu Kapal Diduga Rusak


Tenga, ME

Pembangunan pelabuhan pangkalan LPG milik Pertamina di Desa Sapa Barat, Kecamatan Tenga, dikeluhkahkan warga. Pasalnya proyek yang berjalan sejak Agustus 2016 lalu diduga merusak situs wisata Batu Kapal.

Tokoh masyarakat Kecamatan Tenga, Constantein Kondongan mengungkapkan sangat kuatir karena keberadaan situs wisata ini terancam hilang dikemudian hari akibat pembangunan ini.

"Memang kekuatiran masyarakat adalah situs batu kapal. Saya sudah turun langsung mengecek memang benar ada kerusakan," ungkap Kodongan saat memberi keterangan kepada manadoexpress.co, Rabu (1/3).

Dia sangat menyangkan hal ini terjadi disaat Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) lewat kepemimpinan Bupati Christiany Eugenia Paruntu dan Wabup Franky Donni Wongkar sedang meluncurkan program pariwisata di tahun 2017.

"Program Pemda menonjolkan pariwisata di Minsel tapi kenapa rusak. Itu aset sejarah peninggalan nenek moyang. Kita semua wajib menjaga dan melestarikan agar dapat dinakmati anak cucu," kata Kodongan.

Dia menuturkan, saat meninjau lokasi hampir dua pertiga terjadi kerusakan di situs wisata yang menjadi kebanggaan masyarakat Minsel tersebut.

"Sangat disayangkan ini terjadi. Kita sudah sampaikan ini ke Dinas Pariwisata. Kita berharap ini menjadi perhatian pemerintah," tukasnya. (jerry sumarauw)



Sponsors

Sponsors