Foto: Muhammad Assagaf.
Ketum PAN Didesak Segera Klarifikasikan Soal Landjar ‘Sakit Jiwa’
Tutuyan, ME
Pernyataan Ketua Umum (Ketum) Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan yang diberitakan salah satu media regional Sulawesi Utara, akhirnya berbuntut panjang.
Dalam pemberitaan tersebut dikatakan, Hasan menuding Eyang sapaan akrab Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sejan Landjar sakit jiwa terkait ketidakhadirannya pada kampanye pasangan calon yang diusung PAN.
Pernyataan bernada melecehkan diduga disampaikan Hasan saat diwawancarai sejumlah awak media. Imbasnya, timbul reaksi keras dari pemerintah dan masyarakat Kabupaten Boltim.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Boltim, Ir Muhammad Assagaf mengatasnamakan pemerintah dan masyarakat mengakui keberatan. Ia sangat menyayangkan pernyataan dari Hasan yang seorang Ketua MPR RI itu. Katanya, tidak pantas seorang pejabat negara melontarkan kalimat melecehkan ataupun menyerang kehormatan seseorang.
“Sakit jiwa itu perlu dibuktikan dengan pemeriksaan medis. Atas dasar apa Dia (Hasan) menuding Bupati seperti itu. Terlepas benar tidaknya pernyataan itu, yang pasti ini sudah terpublis di media. Hal ini sudah menimbulkan ketersinggungan masyarakat,” ujar Assagaf di ruang kerjannya, Rabu (18/1).
Ditambahkannya, bila pernyataan itu benar dilontarkan Hasan, pemerintah daerah (Pemda) akan menggugat. Terlepas dari jabatannya selaku Ketua DPW PAN, Landjar adalah Bupati Boltim. Sebalinya, jika tidak benar, Pemda akan menyomasi media yang menulis pemberitaan itu.
Langkah pertama menurut Sekda, Pemda akan menyurat secara resmi kepada Hasan untuk meminta klarifikasi maksud dari pernyataannya. “Bila itu benar, Pemda menuntut Ketum PAN meminta maaf secara langsung dan melalui media cetak atau elektronik. Jika tidak diindahkan, kami akan menempuh jalur hukum,” tegas Assagaf yang juga birokrat senior ini. (matt rey kartorejdo)



































