Foto: Mulyadi Mamonto.
Honor Sering Tertunda, Karyawan PT Andalas Jaya Mengeluh
Kotabunan, ME
Sejumlah karyawan PT Andalas Jaya di bawah naungan PT ASA, keluhkan pembayaran gaji yang selalu tertunda. Realisasi honor karyawan perusahaan yang beroperasi di Desa Kotabunan Kecamatan Kotabunan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) ini, selalu melanggar tanggal pembayaran.
Menurut karyawan, pembayaran gaji tidak sesuai dengan komitmen, yakni setiap tanggal 5 setiap bulannya. “Kenyataannya, gaji kami selalu terlambat sampai berminggu-minggu," ungkap sumber yang enggan namanya dipublis, Kamis (29/12).
Senada dikatakan karyawan lainnya, fasilitas Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) yang dijanjikan pihak perusahan, hingga kini tidak ada. "Sampai sekarang, kartu BPJS tidak ada, padahal kami sudah menyetor tagihannya. Seharusnya pihak perusahaan menjelaskan apa sebenarnya yang terjadi," tutur sumber.
Terpisah, penanggung jawab PT Andalas Jaya, Mulyadi Mamonto saat dikonfirmasi mengatakan, keterlambatan gaji karyawan itu tidak disengaja. Hanya saja difaktori proses penyelesaian administrasi. "Memang setiap tanggal 5, gaji karyawan harus dibayar, itu sesuai kontrak. Akan tetapi, sebelum ada penyelesaian pada administrasi, gaji belum bisa langsung dibayar," terang Mamonto.
Dirinya pun membantah soal keterlambatan gaji sampai berminggu-minggu. Katanya, operasi perusahaan yang hingga kini sudah memasuki kalender kerja ke-4, gaji karyawan belum pernah terlambat sampai berminggu-minggu.
Soal kartu BPJS, apakah sudah dibayar atau belum, katanya akan dikonfirmasikan kepada manajemen perusahaan. "Kartu BPJS belum diberikan ke karyawan, karena memang belum ada. Untuk kartunya, bukan kami yang sediakan, tapi pihak BPJS," jelasnya. (matt rey kartoredjo)



































