Bermaksud Mencari Ayahnya, Hamka Dikeroyok 4 Pemuda Hingga Kritis
Kotabunan, ME
Malangnya nasib yang dialami Hamka Tobone (34) warga Kotabunan Selatan (Kotsel) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim). Pasalnya, lelaki yang kesehariannya melaut ini dalam keadaan kritis, diduga dikeroyok oleh empat pemuda. Peristiwa naas tersebut terjadi di Pasar Baru Kotabunan, Kamis (15/12), sekitar Pukul 11.00 Wita.
Menurut keterangan yang berhasil dirangkum, sekira pukul 11.00 Wita, korban mencari ayahnya di kompleks Pasar Baru. Saat melihat sekelompok orang yang berpesta minuman keras, disangkanya ayahnya ada di situ. korban pun langsung menegur dengan mengucapkan, woi!
"Hamka kira kita ada di situ. Jadi dia togor woi! Tiba-tiba dorang pukul pa dia sampe jatung dari motor," ujar Jiran Tobone yang juga ayah korban.
Lanjut Jiran, anaknya sempat berusaha menghindar, tapi tetap dikejar dan dipukuli sampai babak belur. Untung saja ada warga yang melihat kejadian itu. Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka di sekujur tubuh dan dilarikan ke Rumah Sakit Kotamobagu.
Selaku orangtua, Jiran berharap, Kepolisian dapat menindak tegas keempat tersangka. "Kita minta supaya Polisi cepat proses kasus ini sesuai dengan hukum yang berlaku," pintanya.
Ketika dikonfirmasi, Kapolsek Urban Kotabunan, Kompol Effendi Manoppo melalui Kanit Aiptu Mulyono membenarkan telah terjadi pengeroyokan. Diungkapnya, pelaku ada empat orang, yakni AL, CM, PY dan RM. Mereka sudah diamankan untuk diproses lebih lanjut.
"Keempat tersangka sudah kami amankan. Satu pelaku ditangkap di Kotabunan. Tiga lainnya kami tangkap di Desa Motongkad. Tersangka dikenakan Pasal 170 KUHP, tentang pengeroyokan dan hukuman maksimal 12 tahun penjara," urai Mulyono. (matt rey kartoredjo)



































