Awal Puasa Kantor Bupati Sunyi


Tutuyan, ME

Walaupun awal puasa tidak ditetapkan oleh Pemerintah pusat sebagai hari libur namun sebagian besar Pegawai Negeri Sipil (PNS) dijajaran Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) meliburkan diri sendiri.


Pantauan Manado Express pada Rabu (10/07), dibeberapa kantor Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Kantor Bupati Boltim tampak sunyi. Hampir semua ruangan di sekretariat daerah (Setda) tersebut nyaris hanya memiliki 2 hingga 4 pegawai yang tampak santai. Tak hanya staf, sejumlah pejabat pun kompak untuk mangkir dari pekerjaan. "Mereka memilih nekat libur sendiri untuk menjalankan ibadah puasa pertama dan kedua bersama keluarga masing-masing," ujar seorang PNS ditemui di kantor Bupati.

Tak tanggung-tanggung para PNS dan tenaga honorer tersebut berlibur dikampung halaman mereka seperti di Kotamobagu, Manado bahkan hingga provinsi Gorontalo. "Pasti ada yang nanti masuk Senin depan. Apalagi Bupati cuti," tambahnya.

Sekretaris daerah (Sekda) Boltim Muhammad Assagaf saat dikonfirmasi mengatakan hari pertama puasa dirinya masih mentolelir PNS dan Honda yang tidak hadir. Namun jika sudah lebih dari satu hari tak masuk kantor, pihaknya menyiapkan sanksi tegas. "Untuk hari Rabu masih ditolelir. Jika sudah dua hari tidak masuk, akan ada sanksi," tegas Assagaf.

Sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Boltim, Melsij Reefon Alung mengatakan sesuai surat edaran Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Republik Indonesia nomor 7 tahun 2013 tentang penetapan jam kerja PNS pada bulan ramadan. Maka pihaknya dalam rangka menjalani bulan puasa memberikan kelonggaran kepada PNS maupun honorer untuk pulang 1 jam lebih awal.

"Surat edaran sudah dilayangkan ke semua satuan kerja yang isinya selama bulan puasa pegawai Boltim bisa pulang cepat, sejam lebih awal," Jelas Alung. (Rahman Igirisa)

 

Foto : Suasana Kantor Bupati Boltim Yang Hanya Beberapa Penghuni (10/07).



Sponsors

Sponsors