Hasil Pilsang Molobog Dihitung Ulang, Lukman Mamonto Tetap Unggul


Tutuyan, ME

Hasil Pemilihan Sangadi (Pilsang) di Desa Molobog Barat digugat salah satu calon. Panitia Pilsang tingkat Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) pun membuka kotak surat suara hasil pemilihan.

Dikabarkan, gugatan ini disebabkan, saat perhitungan akhir, terdapat puluhan surat suara yang dinyatakan panitia, rusak karena tercoblos dua kali. Walaupun itu sudah disepakati seluruh saksi dan panitia tingkat desa, tapi menurutnya surat suara yang rusak adalah sah. 

"Calon Sangadi (Calsang) nomor urut 3 atas nama Saharip Mamonto menggugat keputusan panitia dan saksi dalam perhitungan akhir perolehan suara," aku Sekretaris Panitia Pilsang Kabupaten Boltim, Suharto Paputungan.

"Ada 65 surat suara yang dinyatakan rusak, karena tercoblos dua kali. Jadi, kita harus membuka kotak suara hasil Pilsang untuk mengetahuinya," sambung Paputungan yang juga Kabag Tata Pemerintahan Boltim.

Pantauan manadoexpress.co, diruang kerja Bagian Tata Pemerintahan, pembukaan kotak suara disaksikan Ketua Panitia Pilsang Kabupaten yang juga Sekretaris Daerah Ir M Assagaf. Dihadiri 4 Calsang Molobog Barat, yakni Lukman Mamonto, Taufik Mokodompit, Saharip Mamonto dan San Mokodompit.

Usai pembukaan segel kota suara yang rusak, langsung dilakukan perhitungan kembali. Hasilnya, Nomor urut 1, Lukman Mamonto 27 suara. Nomor urut 2, Taufik Mokodompit 1 suara. Nomor urut 3, Saharip Mamonto 28 suara. Nomor urut 4, San Mokodompit 9 suara.

Hasil akhir setelah perhitungan kembali surat suara rusak menunjukan Calsang yang menggugat tetap kalah. Berikut ini jumlah perolehan suara setelah diakumulasikan dengan hasil Pilsang lalu.

Lukman Mamonto mendapatkan 189 suara. Taufik Mamonto 5 suara. Saharip Mamonto 184 suara. San Mokodompit 96 suara. Berdasarkan hasil ini, Saharip Mamonto tetap kalah 5 suara dari Lukman Mamonto.

Bupati Boltim, Sehan Landjar SH yang turut memantau langsung perhitungan kembali surat suara mengatakan, Sangadi terpilih sebaiknya merangkul pihak yang kalah.

"Sangadi yang terpilih jangan segan merangkul pihak yang kalah. Mereka juga punya potensi untuk membangun desa. Jaga stabilitas keamanan desa, jangan sampai terjadi konflik antar pendukung," imbau Landjar. (matt rey kartoredjo)



Sponsors

Sponsors