Foto: Kepala BLH Boltim, Pryamos SH MH
Penutupan Galian C di Modayag ‘Dieksekusi’ Pekan Ini
Modayag, ME
Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabuapten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), pekan ini bakal menutup Galian C di Kecamatan Modayag. Pasalnya, sejumlah lokasi pertambangan Galian C yang sudah meresahkan warga sekitar tersebut, diduga tidak mengantongi izin alias ilegal.
Dituturkan Kepala BLH Boltim, Pryamos SH MH kepada sejumlah awak media, pihaknya akan menutup sejumlah lokasi Galian C di Kecamatan Modayag. Katanya, aktivitas ilegal tersebut, dianggap telah menjual tanah Negara.
"Surat peringatan sudah cukup banyak kita kirimkan. Melalui mediasi pun sering dilakukan, tapi mereka (penambang ilegal-red) seakan cuek dengan himbauan dari pemerintah. Kami pastikan akan langsung turun lapangan untuk melakukan penutupan,” tegas Pryamos baru-baru ini.
Menurutnya aparat desa harus memberikan contoh yang baik kepada masyarakatnya. “Sangadi (Kepala Desa) selaku pimpinan di desa, harusnya memberikan contoh yang baik. Apalagi kalau bicara aturan, itu harus dipatuhi bukan sengaja dilanggar,” ujar Pryamos.
Terpisah, Sangadi Desa Liberia, Ismail Sirun ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya sengaja membiarkan usaha rakyat tersebut berjalan. Hal itu disebabkan oleh proses pengurusan izin yang terlalu mahal. “Izinnya mau diurus, tapi biayanya mahal. Ditambah lagi, untuk biaya konsultan mencapai jutaan rupiah,” ungkap Sirun.
Terkait mahalnya pengurusan izin, Sangadi tidak menganjurkan pemilik lokasi Galian C mengurus izin, sebab kebutuhan masyarakat terlalu banyak. "Yang punya warga, mau kumpul uang untuk bayar izin terlalu mahal, makanya saya sarankan untuk hajar saja toh hanya pake peralatan manual," akunya. (matt rey kartoredjo)



































