Kinerja Panitia Pilsang di Tingkat Desa Dipertanyakan


Kotabunan, ME

Aroma keganjilan menyeruak dari Panitia Pemilihan Sangadi (Pilsang) di Desa Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim). Hembusan tanya pun selimuti dataran Kotabunan.

Sumber yang meminta namanya tidak dipublis menilai, ada kekeliruan di kalangan Panitia Pilsang tingkat desa. Informasinya, semua berkas dari calon, baik lengkap maupun tidak, tetap akan dibawa ke panitia kabupaten.

"Kan sudah jelas di aturan. Apa yang menjadi persyaratan harus dipenuhi bakal calon (Balon). Jika berkas tidak lengkap, maka Balon akan gugur dalam tahap verifikasi tingkat desa," tutur sumber.

Lanjutnya, kalau memang itu perintah dari kabupaten, seharusnya dalam bentuk tertulis bukan lisan. Katanya, yang dijalankan di desa, yakni aturan bukan perintah dari atasan.

"Kalau ada perubahan teknis dalam aturan Pilsang, harusnya dalam bentuk surat rekomendasi atau instruksi tertulis ke panitia tingkatan bawah untuk dijadikan dasar," tutur sumber.

Sumber mempertanyakan, kenapa berkas yang tidak lengkap tetap mau diajukan ke panitia tingkat kabupaten. Ditegaskannya, aturannya, panitia Pilsang tingkat desa bisa saja langsung menggugurkan Balon yang tidak lengkap berkas.

"Sebenarnya ada apa dengan panitia Pilsang di tingkat desa? Mengapa tugas mereka tidak dimaksimalkan berdasarkan peraturan daerah (Perda)? Sebenarnya, siapa yang mau diselamatkan? Jangan nanti menyelamatkan orang lain, tapi diri sendiri yang celaka," sindirnya.

Terpisah, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Boltim, Suharto Paputungan saat dikonfirmasi mengatakan, itu sesuai deng Perda dan Peraturan Bupati. "Sesuai Perda/Perbub, berkas Balon diverifikasi lagi oleh panitia tingkat kabupaten, terutama keabsahan ijazah," ujar Paputungan. (matt rey kartoredjo)



Sponsors

Sponsors