PLN: Pemadaman Listrik Banyak Dikarenakan Oleh Pohon


Amurang, ME

Selang Januari hingga 25 September 2016, jumlah pemadaman listrik yang terjadi di wilayah Sulutgo (Sulawesi Utara Gorontalo) sebanyak 298 kali. Dari rata-rata penyebab pemadaman tersebut dikarenakan oleh pohon.

"Dari 298 kali kejadian itu, 199 kali gangguan itu diakibat pohon," kata Manager Area Pengatur Distribusi (APD) Manado, Kotamobagu dan Gorontalo, saat memberi keterangan kepada wartawan.

Dia mengungkapkan penyebab gangguan ada dua macam, mulai dari internal dan eksternal. Dari internal sendiri rata-rata gangguan disebabkan karena peralatan jaringan PLN. Sementara eksternal disebabkan oleh pohon, binatang dan bencana alam.

"Gangguan peralatan dari internal kami itu dari 298 ada 15 kali gangguan. Kita secara continue melakukan pergantian peralatan yang sudah tua. Kami juga menyoroti bahwa banyak padam dikarenakan oleh pohon," ungkapnya.

"Untuk jaringan di Minsel banyak gangguan disebabkan oleh 'mafafa' (daun pohon kelapa) yang jatuh dan menyebabkan gangguan pada jaringan PLN," sambungnya.

Dia mengakui saat ini memang banyak keluhan datang dari masyarakat. Namun dia mengatakan disaat listrik padam, tidak serta merta langsung dinyalakan karena ada Standar Operasional Proseder (SOP) yang harus mengatahui penyebab gangguan sehingga listrik padam.

"Misalnya litriknya padam, kita coba normalkan satu kali dan padam lagi itu berarti ada gangguan. Kita harus benar-benar pastikan ada gangguan yang mungkin disebabkan oleh pohon, burung dan mungkin layang-layang," terangnya.

"Mohon maaf kalau dalam pernomalan ganggun itu masih cukup lama karena masalah medan sehingga itu menjadi kendala di lapangan. Untuk mengetahui lokasi dan memperbaikinya butuh waktu berjam-jam," sambung Wahyu.

Dia juga mengatakan permasalahan sekarang banyak pelanggan yang sering bertanya kenapa listrik sering padam, dan pertanyaan itu menjadi perhatian PLN.

"Setiap ada keluhan kami juga tidak tinggal diam dengan itu. kami tetap memintakan permasalahannya dimana dan kita tetap melakukan tindaklanjut mengurangi jumlah kali padamnya dan jumlah lama padamnya," tuturnya.

Dia menambahkan pihaknya sudah memetakan penyebab gangguan baik dari internal maupun eksternal.

"Kita terus berusaha memberikan pelayanan yang prima. Untuk itu teman-teman dari rayon, area dan pihak kami selalu melakukan improvisasi secara continue," ujarnya. (jerry sumarauw)



Sponsors

Sponsors