Foto: Kadis Diknas Boltim, Yusri Damopolii
Pemkab Mitra Akan Jalin Kerja Sama Dengan Boltim
Tutuyan, ME
Sejumlah sistem pendidikan di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) akan dijadikan contoh oleh Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra). Hal ini terungkap lewat studi banding (Stuban) yang dilakukan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Mitra di Boltim, belum lama ini.
"Empat poin yang ingin mereka pelajari, yakni penerapan sistem kelas jauh, Tunjangan Kerja Daerah (TKD) bagi guru, bantuan seragam siswa kurang mampu, program magang guru serta dewan sekolah," beber Kepala Dinas (Kadis) Diknas Boltim, Yusri Damopolii.
Dituturkannya, sudah dipaparkannya kepada rombongan Stuban, untuk TKD guru sebesar 1 Juta Rupiah. Dasar hukumnya dituangkan lewat Peraturan Bupati Boltim. Untuk sistem kelas jauh, diterapkan SMK Negeri Nuangan bagi pelajar di daerah terpencil.
"Pembuatan ruang kelas baru tidak memungkinkan, makanya dibuka kelas jauh. Sedangkan bantuan seragam diperuntukan bagi siswa kurang mampu, tidak dibiayai lewat Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Akan tetapi ditanggung oleh APBD atas kebijakan Bupati," terangnya.
Ditambahkannya, program magang guru dilaksanakan di Kota Solo Propinsi Jawa Tengah. Dipilihnya Kota Solo, karena pengelolaan SMK di sana cukup baik untuk tingkat nasional.
Dikabarkan, Pemkab Mitra mengapresiasi sistim pendidikan yang diterapkan di Boltim. Kabupaten Mitra pun siap menjajaki kerja sama di bidang pendidikan dengan Dinas Diknas Boltim. (matt rey kartoredjo)



































