Foto: Kantor PLN Kotabunan.
PLN Sulutenggo Diminta Evaluasi Kinerja Stafnya di Kotabunan
Kotabunan, ME
Pemerintah Desa Kotabunan Barat (Kobar) meminta Perusahan Listrik Negara (PLN) Sulutenggo, agar mengevaluasi kinerja staf mereka di Kantor Kotabunan, Kamis (8/9). Hal ini terkait pembayaran rekening listrik tinggi yang membebani masyarakat
Berdasarkan keterangan Sangadi Kobar, Aminah Paputungan, sejumlah warganya datang mengeluh dan melaporkan soal biaya listrik yang naik gila-gilaan. Dijelaskannya, biasanya yang dibayar warga hanya sekitar Rp. 100 Ribu, tapi saat ini naik Rp. 600 Ribu sampai Rp. 2 Juta.
"Selaku Pemerintah Desa, kami meminta kepada Managemen PLN Sulutenggo untuk evaluasi karyawannya terkait tarif listrik yang naik tinggi. Khususnya di Kotabunan, karena ini sudah sangat membebani masyarakat," ucap Paputungan.
Ketika dikonfirmasi, Humas PLN Sulutenggo, Yance Rau berkata, permasalahan lonjakan tarif rekening listrik ini akan diseriusi dan ditindaklanjuti. "Kami akan melakukan koordinasi bersama pihak PLN Kotamobagu-Modayag guna menyelesaikan soal keluhan masyarakat tersebut," tutur Rau kepada maandoexpress.co via handphone.
Sementara, Kepala PLN Kantor Kotabunan, Jemi Korneles ketika hendak dihubungi melalui telepon selular, nomornya tidak aktif. (matt rey kartoredjo)



































