Foto: RDG SDN2 Kotabunan
Honorer TK Sebabkan Guru SDN2 Kotabunan Sering Terlambat
Kotabunan, ME
Guru di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Kotabunan di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur sering terlambat. Diduga kuat, Rumah Dinas Guru (RDG) menjadi penyebabnya. Pasalnya, RDG SDN 2 Kotabunan ditempati guru honorer di TK Pulau Nenas, yang tak mau beranjak.
Keadaan ini membuat sejumlah guru SDN 2 Kotabunan tak bisa tinggal di RDG tersebut sehingga terlambat ke sekolah karena letak rumah dengan sekolah yang berjauhan. Lenda Lelep misalnya, guru yang mengajar di SD ini selalu terlambat akibat setiap harinya bolak-balik Kotabunan-Bangunan Wuwuk, Modayag.
Kepala Sekolah, Franki Potabuga menuturkan, awalnya RDG tersebut hanya dipinjam oleh guru TK honorer. Dengan catatan, yang bersangkutan harus pindah apabila sudah ada penghuninya, yakni guru SDN 2 Kotabunan.
Diungkapnya, ketika RDG mau dihuni gurunya, oknum honorer TK terserbut tidak mau pindah. Saat ditegur oleh Potabuga, malah dirinya yang disalahkan. "Persoalan ini akan Saya laporkan kepada pihak berwajib," tegas Potabuga belum lama ini.
Diduga kuat, ulah oknum honorer TK inilah yang jadi penyebab terlambatnya guru SDN2 Kotabunan masuk sekolah. "Saat ini Saya masih beri kesempatan. Apabila oknum ini tidak mau pindah juga, maka urusan ini akan saya bawa ke ranah hukum," tandasnya. (matt rey kartoredjo)



































