Foto: Sangadi Buyat 2, Isnaini Modeong
Modeong Bantah Tudingan Camat Pasambuna
Kotabunan, ME
Sangadi (Kepala Desa) Buyat 2, Isnaini Modeong spontan membantah tudingan yang dilayangkan Camat Kotabunan Iklash Pasambuna. Pasalnya, terkait pajak di Buyat 2 yang sering terlambat Camat Kotabunan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur sempat mengatakan, itu kelalaian Aparat Desa. Menurut Pasambuna, keterlambatan itu disebabkan Aparat Desa Buyat yang malas menagih pajak.
Mendengar hal itu, Sangadi Modeong langsung menepis tudingan tetsebut. "Itu bukan kesalahan aparat desa, tapi masyarakat yang selalu menunda-nunda saat dilakukan penagihan di lapangan," tepis Modeong.
Menurutnya, kesalahan bukan pada aparatnya, tapi ada pada masyarakat itu sendiri. "Saya bukannya mau membela aparat, tapi kenyataannya seperti itu. Malahan, saya sering pakai uang pribadi untuk melunasi pajak. Soalnya setiap kali didesak, sejumlah masyarakat enggan melunasi pajaknya," jelas Sangadi.
Informasi yang berhasil dirangkum manadoexpress.co, tunggakkan pajak di Desa Buyat 2 pada Tahun 2013, 2014 dan 2015, ditanggung Sangadi. Akibat dari keengganan masyarakat itu, sejumlah aparat desa petugas penagih pajak pun kesal. "So abis-abis tu solop mo pigi batagi pajak, mar salalu dong cuma janji janji," sindir salah satu Aparat Desa Buyat Dua. (matt rey kartoredjo)



































