Foto: Puskesmas Kotabunan
FBI Minta Hikrat Mundur dari Kapus
Kotabunan, ME
Kritikan tajam mengarah ke Puskesmas Kotabunan, Kecamatan Kotabunan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim). Gelombang keluhan bahkan sudah tak dapat di bendung lagi. Kinerja para dokter dan perawat jadi menu utama perbincangan sejumlah warga.
Kordinator Wilayah (Korwil) Forum Bayangkara Indonesia (FBI), Pusran Beeg, meminta Kepala Puskesmas (Kapus), S. Djojo Hikrat untuk mundur. "Kalau Kapus tidak mampu mengkoordinir kinerja para dokter dan perawat, lebih baik mundur saja dari jabatannya," ujar Beeg.
Ia menambahkan, jangan hanya akreditas dikejar, tapi pelayanan kepada masyarakat tidak maksimal. "Contonya, Tete Akong Paputungan saat masuk di UGD cuma sekitar setengah jam, pasien langsung di pindakan. Sementara pasien dalam keadaan kritis. Padahal, aturannya minimal dua jam, baru pasien bisa dipindah ke ruang rawat inap," tandasnya. (matt rey kartoredjo)



































