Gali Potensi Pariwisata Minsel Lewat MPF
Modoinding, ME
Modoinding Potato Festival (MPF) kini mulai mendapat perhatian masyarakat. Memasuki tahun ketiga pelaksanaan MPF, Pemerintah Daerah (Pemda) baik Provinsi maupun Kabupaten berupaya mengali potensi sektor pariwisata dengan konsep pertanian.
Kegiatan yang digelar, Sabtu (30/7) dikemas dalam prosesi pawai kendaraan yang dihiasi hasil pertanian hotikultura dengan menonjolkan sayur kentang. Acara ini sendiri dipusatkan di Kecamatan Modoinding, Minahasa Selatan (Minsel).
"Salah satu yang mengangkat citra Sulawesi Utara (Sulut) adalah Modoinding. Karena lewat hasil pertanian yang dikirim ke luar daerah menjadikan Sulut dikenal luas bukan hanya dalam negeri tetapi luar negeri," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Minsel, Sonny Maleke, mewakili bupati.
Dia menjelaskan, pelaksanaan MPF salah satu yang diharapkan dapat mengangkat sektor pariwisata agar bisa maju. Tidak bisa dipungkiri Modoinding merupakan dapurnya Indonesia timur. Oleh karena itu lewat MPF bisa menjadi daya tarik turis dalam negeri maupun mancanegara untuk berkunjung ke Minsel.
"Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Minsel 2016-2021, sektor pariwisata salah satu sektor yang jadi andalan dan prioritas pembagunan. Salah satu sektor destinasi terbaik adalah wisata hotikultura Modoinding," tukasnya.
Sementara itu gubernur dalam sambutan yang dibaca Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak), Arie Bororing mengatakan, Provinsi Sulut terus melakukan pengembangan disektor pariwisata. Hal ini menurutnya penting dalam mewujudkan Sulut sebagai destinasi investasi dan pariwisata yang berdaya saing.
"Tujuannya adalah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi regional di Sulut, dengan sasaran terwujudnya peningkatan pertumbuhan investasi dan pertumbuhan modal," katanya.
"Kemudian meningkatkan peningkatan masyarakat serta kawasan sekitar pariwisata dengan sasaran terwujudnya pemanfaatan sektor pariwisata melalui peningkatan potensi dan akses pariwisata Sulut," sambung Bororing.
Selanjutnya dia menyampaikan sangat salut dan bangga kepada masyarakat Modoinding atas inovasi positif sebagai wujud pelayanan melalui pelaksanaan kegiatan MPF, yang menurutnya memiliki tujuan mulia untuk mengembangkan potensi pertanian sekaligus mempromosikan potensi daerah.
Dia juga memberikan apresiasi yang tinggi disertai harapan kegiatan festival ini dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Karena dengan kegiatan ini akan mampu memacu dan memicu semangat warga Modoinding. Disamping itu kegiatan ini dapat menarik investasi, terjalin komunikasi dan saling tukar informasi antar pelaku usaha hotikultura.
"Lewat kegiatan ini, akan mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah demi terwujudnya Sulut berdikari dalam ekonomi, berdaulat dalam politik dan berkepribadian dalam budaya," kunci Bororing. (jerry sumarauw)



































