Warga Mengeluh, Listrik Tidak Dipakai Tagihan Membengkak


Amurang, ME

Sejumlah warga di Kecamatan Amurang Raya mengeluh lantaran tagihan listrik mereka membengkak. Mereka menyoroti kinerja Perusahaan Listrik Negara (PLN) Cabang Amurang dalam menghitung tagihan pemakaian listrik yang dinilai merugikan konsumen.

 

Seperti yang dialami Titi Kolompoy (60) warga Kelurahan Uwuran Dua, Kecamatan Amurang. Sudah setahun ini dia harus membayar tagihan yang menurutnya tidak seharusnya demikian karena tidak ada lagi pemakaian listrik di rumahnya.

 

"Saat ini kami sedang membangun rumah yang dimulai Maret tahun lalu, jadi pada saat itu sudah tidak ada pemakaian karena rumah belum ada instalasi listrik. Seharusnya biaya tagihan listrik berkurang ini malah bertambah," keluh Titi saat memberi keterangan kepada wartawan, Kamis (21/7).

 

Dia menuding ada manipulasi data yang dilakukan petugas PLN dalam melakukan pengecekan meter. Seharusnya menurut dia yang harus dibayarkan hanya biaya beban karena tidak terjadi pemakaian. Namun anehnya dalam tagihan tersebut seolah-olah mereka menggunakan listrik.

 

"Sudah beberapa kali kita ingin bertemu dengan Kepala PLN. Maksud kami hanya ingin menanyakan kenapa listrik tidak dipakai tapi tagihannya justru membengkak. Sampai saat ini kami sulit sekali bertemu dengan beliau. Setiap kali kami menanyakan beliau kepada staf, jawabannya, kepala kantor sedang keluar," terangnya.

 

Untuk itu dia berharap ada penjelasan dari PLN kenapa tagihan listrik mereka bisa seperti itu. Sebagai konsumen dia mengatakan mereka berhak mendapat penjelasan.

 

"Kita selalu taat membayar tagihan. Tapi yang kita mau kejelasannya saja. Bayangkan saja, sejak tahun lalu tagihan bervariasi dari Rp40.00 sampai Rp70.000 padahal listrik tidak ada lagi pemakaian," sesalnya.

 

Sementara itu kepala PLN Cabang Amurang saat akan dikonfirmasi terkait masalah ini justru tidak berada di kantor. Salah satu Satpam mengatakan bahwa beliau sedang. Begitu juga ketika diminta nomor teleponnya tidak diberikan sama sekali.

 

"Bapak sedang berada di luar kota mengikuti diklat," singkatnya. (jerry sumarauw)



Sponsors

Sponsors