Bantuan Kube Disorot Warga Buyat

Diduga Salah Sasaran


Boltim, ME

Kelompok Usaha Bersama (Kube) yang mendapat bantuan dari Dinas Sosial (Dissos) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), disorot warga. Pasalnya, bantuan lima unit mesin paras dan lima unit mesin senso yang disalurkan ke Desa Bukaka Kecamatan Kotabunan tahun 2016, disinyalir salah sasaran.

 

Menurut Nur Ainun Jama, warga Bukaka, suaminya yang masuk dalam kelompok tersebut tidak mendapatkan bantuan itu, sementara nama suaminya ada di dalam daftar proposal. "Kenyataannya suami saya tidak mendapatkan barang itu. Alasan mereka tidak memberikan bantuan itu, karena tidak ada kebun kata mereka," ujar Nur Ainun kepada manadoexpress.co.

 

"So tau-tau nyanda ada kobong kapa month semaso tape laki pe nama," ungkapnya dengan nada kesal.

 

Merasa tidak puas, istri Anuar Mimbala ini bertanya-tanya ke anggota yang masuk dalam daftar Proposal itu, namun kata rekan-rekannya, nama-nama yang tidak mendapat bantuan tersebut sudah dirubah oleh Dinas Sosial (Dinsos). "Nda masuk akal kong nama dari sini, kong dong month rubah di bawah. Itu kan aneh," sembur Nur Ainun.

 

"Bayangkan so pelama itu barang itu kaluar, baru tape laki dapa tahu," katanya dengan penuh tanda tanya.

 

Informasi yang berhasil dirangkum manadoexpress.co, kelompok tersebut dari awal sudah ada masalah, namun anggota lain diduga sengaja menutup-nutupi, agar terkesan seperti tidak ada keganjilan.

 

Diketahui, anggota yang tidak mendapatkan bantuan tersebut, yakni Anuar Mimbala, Opo Pance, Stefen dan Paje. Dengan alasan, nama-nama tersebut sudah diganti oleh Dinas Sosial. "Sangadi bilang itu nama-nama Dinas Sosial yang rubah," jelas Nur Ainun Jama. (matt rey kartoredjo)



Sponsors

Sponsors