Pengucapan Minsel, Jalur Trans Sulawesi Amurang Tanawangko Macet


Amurang, ME

Masyarakat Minahasa Selatan (Minsel), Minggu (10/7) merayakan pengucapan syukur atas hasil pertanian dan hasil bumi lainnya. Namun agenda tahunan ini selalu saja menimbulkan kemacetan di ruas jalan Trans Sulawesi.


Sejak pagi hari terjadi antrian kendaraan mulai Desa Tanawangko Kecamatan Tombariri Kabupaten Minahasa hingga Tumpaan dan Amurang Kabupaten Minsel. Begitu juga saat sore arus balik kendaraan terus meningkat.


Dari arah Minahasa Selatan Atas (Minsela) persimpangan Desa Kapitu, Amurang Barat, kendaraan mulai tersendat. Petugas kepolisian dibantu aparat TNI berjaga disejumlah titik yang dianggap rawan terjadi kemacetan.


"Jam 6 pagi antrian kendaraan sudah terjadi dari jembatan Marwasey. Begitu juga siang kendaraan mobil dan sepeda motor terus meningkat hingga arus balik," kata Kanit Turajawali Lantas Res Minsel Aiptu P Simangunsong, saat memberi keterangan kepada manadoexpress.co.


Untuk mengurai kemacetan dia menjelaskan, tempat yang dianggap rawan seperti, pertigaan, perempatan dan SPBU sudah di ploting aparat kepolisian.


"Ada beberapa titik yang rawan macet disiapkan petugas untuk mengurai kemacetan seperti di Jembatan Marwasey, perempatan Tumpaan arah Kawangkoan, Tugu KKO Kelurahan Uwuran Dua, lampu merah pusat kota Amurang dan pertigaan Kapitu," jelas Simangunsong.


Sementara itu, Kapolres Minsel AKBP Arya Perdana juga turun langsung memantau kondisi lalulintas. Dia menjelaskan sebanyak 400 personel kepolisian disiagakan untuk mengamankan pengucapan syukur tahun ini.


"Semua anggota stand by. Tahun ini memang tingkat pengamanan lebih ditingkatkan karena selain pengucapan syukur, arus mudik lebaran dari Gorontalo dan Bolaang Mongondow juga sudah mulai berdatangan," ujarnya. (jerry sumarauw)



Sponsors

Sponsors