Lapangan Bogani Kotabunan Jadi Pusat Pasar Senggol
Kotabunan, ME
Warga Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) sudah tak asing lagi jika mendengar Pasar Senggol (PS). PS biasanya digelar setiap jelang Hari Raya Idul Fitri, atau Hari Natal. Jelang Idul Fitri kali ini, tradisi yang sama akan digelar. Desa Kotabunan Induk, Kecamatan Kotabunan Boltim akan menjadi pusat digelarnya PS.
Panitia pelaksana PS, Mat Makalalag mengatakan, pihaknya sudah mulai membenahi lokasi pelaksanaan kegiatan tepatnya di lapangan Bogani Kotabunan. Bahkan bangunan untuk kegiatan pasarpun sudah disiapkan. "Sudah ada 16 bak kanopi yang di siapkan dan semuanya sudah ada yang memesan," ujar Makalalag, Jumat (23/6).
Menurut Makalalag, persyaratan kelangsungan kegiatan telah dilalui dengan lancar. Sehingga pihaknya pun dalam waktu dekat akan melakukan aktivitas. "Wisata niaga ini ada tembusan ke Sekda, ada tembusan ke Dinas UMKM, dan sudah minta rekom dari Kesbangpol untuk izin ke Polsek," terangnya.
Ia menambahkan, fasilitas yang akan disediakan panitia PS berupa pengamanan, lokasi berdagang dengan luas 6x8 meter, dan penerangan di masing-masing blok. Meski begitu, lokasi tersebut diperuntukkan sebagian besar bagi pedagang lokal. Namun pedagang yang dari luar daerah, tetap akan mendapat tempat.
Lanjutnya, pedagang yang lokasinya bukan di areal yang sudah disediakan panitia PS, itu di luar tanggung jawabnya. "Pedagang yang di muka-muka jalan, itu bukan tanggung jawab kami," tegas Ka' Mat, sapaan akrabnya.
Terkait hal ini, Sangadi (Kepala Desa) Kotabunan Indik, A. Mamonto saat dikonfirmasi manadoexpress.co, dirinya mengatakan, para pedagang dari luar daerah, dalam waktu 1x24 jam harus melapor ke Pemerintah Desa (Pemdes). "Pedagang dari luar daerah harus melapor ke Pemerintah setempat. Aturan yang ada di desa ini, harus diikuti," tandas Mamonto. (matt rey kartoredjo)



































