Foto: Ahmad Depal Pontoh
Legislator Boltim Tolak Indomaret dan Alfamart
Tutuyan, ME
Dua raksasa ritel Indonesia mulai menjamah wilayah Bolaang Mongondow Timur (Boltim). Warga pun resah, terutama para pengusaha kecil menengah. Kehadiran Indomaret dan Alfamart dianggap bisa membunuh usaha mereka.
Gelombang penolakan pun mulai menghantam. Tak terkecuali dari para wakil rakyat. Seperti yang ditegaskan anggota legislatif (Aleg) Boltim, Ahmad Depal Pontoh.
Saat dikonfirmasi terkait masuknya Alfamart dan Indomaret, politisi partai Nasional Demokrat (Nasdem) ini mengatakan, sangat menolak kehadiran dua perusahaan tersebut. "Secara pribadi saya menolak masuknya Alfamart dan Indomaret. Kasian kan dengan pedagang-pedagang kecil," ketus Depal Pontoh.
Ia menambakan, penolakan tegas telah dilakukan DPRD Boltim. Tapi mungkin karena ada aturan-aturan lain atau ada kesepakatan lain membuat Pemda mengiyakan kehadiran dua perusahaan itu. "Pada dasarnya anggota DPRD itu sangat menolak. Ingat, anggota DPRD itu lahir dari rakyat," tutup Pontoh. (matt rey kartoredjo)



































