Pangalima : Harga Bahan Pokok Naik, Pedagang Tidak Bisa di Salahkan


Tutuyan, ME

Naiknya Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium dan solar, berdampak pada sejumlah bahan pokok yang lainnya. Dari pantauan Manado Express dipasar Kotabunan, Rabu (26/06), beberapa harga bahan pokok sudah naik, seperti telur yang biasa harganya Rp 32 ribu per bak, kini naik menjadi Rp 34 ribu per bak. Begitu juga dengan bawang merah dan bawang putih sebelumnya dijual Rp 34 ribu per kilogram naik menjadi Rp 37.500 per kilogram. Sementara bahan pokok lain diantaranya beras, rica, minyak goreng terbilang masih normal.

"Karena BBM sudah naik, terpaksa bahan pokok yang ada naikan juga dan tidak menutup kemungkinan dalam waktu dekat ini semua bahan pokok akan bergerak naik, apalagi sudah menghadapi bulan ramadhan," ujar sejumlah pedagang pasar Kotabunan.

Hal inipun, ikut dibenarkan oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Iksan Pangalima. Dia mengatakan mulai dinaikannya harga bahan pokok, oleh para pedagang, itu akibatkan karena pengaruh naiknya BBM.

"Naiknya harga BBM, sangat berpengaruh pada sembako, jadi pedagang tidak bisa disalahkan. Namun bagi pedagang atau pemilik toko dan warung yang menjual barang kadaluarsa itu ada sanksinya. Kemungkinan hari Rabu dan Kamis (26-27/06) Disperindag akan melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) mulai dari Kecamatan Kotabunan, Nuangan hingga ke Modayag, dan kami berharap saat sidak tidak ditemukan barang kadaluarsa. Kalau ada langsung disita dan diberikan sangsi, sesuai aturan, " tegas Pangalima. (Rahman Igirisa)

Foto : Salah Satu Lapak Jualan di Pasar Kotabunan



Sponsors

Sponsors