Telan Anggaran 3 Triliun, Pabum Tompaso Diproyeksi Mulai Hasilkan Listrik Desember 2016


Tompaso, ME

Pengerjaan power plant di area panas bumi Tompaso, Minahasa, oleh PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Lahendong hingga kini terus berlangsung. Satu dari dua unit power plant di kawasan yang terkenal sebagai sentra produsen kuda pacu Sulawesi Utara tersebut diperkirakan tuntas akhir tahun ini.

 

"Saat ini perkembangan proyek di Unit 5 sudah rampung 60 persen," kata General Manager PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Area Lahendong, Salvius Patangke kepada sejumlah wartawan dalam konferensi pers di Kantor PGE Area Lahendong di Tomohon baru-baru ini.

 

Desember 2016, power plant unit 5 berkapasitas 1x20 megawatt itu dipastikan sudah dapat beroperasi. "Untuk unit 5 COD (commercial operation date)-nya Desember 2016," timpal Salvius.

 

Lebih lanjut, dikerjakan paralel, unit 6 yang juga berlokasi di Tompaso, akan menyusul beroperasi pada Juni 2017. Kedua proyek tersebut menelan investasi sebesar US$228,7 juta atau sekitar Rp3 triliun jika dikalkulasi dengan kurs saat ini. Adapun, kini proyek tersebut masih dikerjakan oleh konsorsium Sumitomo dan PT Rekayasa Industri. "Setelah unit 5, unit 6 beroperasi Juni 2016," katanya.

 

Proyek unit 6 akan berlangsung selama 2 tahun dan akan menghasilkan 14 sumur, dengan uap tersedia sebesar 22 MW. Baru pada April 2017, peralatan utama seperti generator dan turbin dari Jepang datang ke lokasi. (tim me/tmp)



Sponsors

Sponsors