Foto: Salah satu pengemis tunanetra yang diamanakan.
Dinsos Manado 'Sapu' Bersih Pengemis dan Gelandangan
Manado, ME
Dinas Sosial (Dinsos) Kota Manado kembali menggelar razia pengemis dan gelandangan di Kota Manado, Kamis (21/4) pukul 16.30 WITA. Kegiatan ini dipimpin langsung Kepala Dinas Sosial Kota Manado Frangky Mewengkang, S.IP bersama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Manado.
Dalam pelaksanannya, Kadis bersama Satpol PP mengamankan sejumlah penjual tunanetra dan pengemis yang mangkal di Golden, Jumbo dan Pengemis di Komplex Telkom. Dalam hasil penertiban terdapat satu orang perempuan dalam kondisi tidak waras, yang sedang mengandung.
Menariknya Kabid Rehabilitasi Sosial Dra. Non Runtukahu mengatakan, wanita hamil ini sudah pernah diamankan. “Wanita ini pernah kami amankan, tapi waktu itu belum hamil, dan saya kaget melihatnya sekarang sudah hamil,” ujar Runtukahu.
Sementara itu, Kadis Sosial saat di Wawancarai mengatakan, razia ini akan terus dilakukan atas perintah Walikota Manado, demi berjalanya keamanan terlebih pada titik pusat keramaian. “Razia ini akan berlangsung terus menerus dalam rangka memberi rasa kenyamanan kepada warga Manado dan saya berharap warga tidak memberikan uang kepada mereka,” ujar Mewengkang.
Selanjutnya, para pengemis serta penjual tunanetra langsung dibawa di Kantor Dinas Sosial Kota Manado dan langsung dilakukan pembinanan. Selanjutnya mereka diberikan makanan dan minuman dan langsung di bawa pulang ke tempat asal mereka masing-masing.
Sementara itu untuk wanita yang mengalami gangguan jiwa, langsung dibawa ke RS Ratumbuysang Sario yang diserahkan langsung oleh Kadis Sosial, untuk dilakukan perawatan lebih lanjut.
Mewengkang mengatakan, jika pada sebelumnya terdapat masalah dengan pihak RS, tapi sekarang sudah tidak ada karena sudah menjalin kerja sama. “Kami sudah menjalin kerja sama, semua pasien yang memilii gangguan jiwa akan didaftarkan lewat Program UC Pemko Manado,” tutupnya. (Rhendi Umar)



































