SALIBANA CS DIUJUNG TANDUK
Elit Bank SulutGo Kans Wajah Baru
Manado, ME
Dinamika di tubuh PT. Bank Pembangunan Daerah (BPD) atau Bank Sulutgo, memanas. Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) di Bank plat merah itu, dikebut. Kursi komisaris dan direktur diisukan akan dirombak total.
Putra kawanua yang sukses menjadi bankir di level nasional kans kuat mengisi wajah baru dari ‘Torang pe Bank’. Era kepemimpinan dari Komisaris Utama, Robby Mamuaja dan Direktur Utama, Johanis Salibana, dikabarkan akan segera tumbang.
Tak terkecuali, direksi lainnya. Seperti Direktur Kepatuhan Jeffry Salilo, Direktur Pemasaran Novy Kaligis, Direktur Umum Felming Harun dan Direktur Operasional Joudy Koagow. Termasuk tiga Komisaris, masing-masing Mustamir Bakri, Effendi Manoppo, SH serta Alexius Lembong.
Para pemangku kebijakan itu dianggap kurang mampu mengoptimalkan bank yang mayoritas sahamnya dikuasai Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Perpanjangan masa tugas berdurasi hingga Agustus 2016 yang diberikan eks penjabat Gubernur Sulut, Soni Sumarsono, kepada Salibana Cs bakal segera dicabut.
“RUPS Bank Sulutgo, akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat ini. Perpanjangan masa kerja komisaris dan direksi yang dikeluarkan mantan penjabat gubernur akan dicabut,” beber sumber di Gedung Putih (sebutan kantor gubernur,red) yang meminta namanya untuk tidak dipublis.
“Kemungkinan besar seluruh komisaris dan direksi akan diganti semua. Kinerja mereka dianggap kurang maksimal. Kalau tidak meleset, posisi-posisi strategis itu akan diisi oleh para bankir dari Sulut yang sukses berkiprah di beberapa bank dan perusahan bonafit di Jakarta,” tutup sumber.
Diketahui, masa tugas Salibana Cs telah berakhir pada Februari 2016 silam. Namun, Penjabat Gubernur Soni Sumarsono memperpanjang masa kerja Salibana Cs selama 6 bukan atau hingga Agustus 2016 mendatang.
GUBERNUR DONDOKAMBEY AMINI
Bak gayung bersambut, Gubernur Sulut Olly Dondokambey ikut memberi sinyal positif. RUPS Bank Sulutgo, dipastikan akan dilaksanakan secepatnya.
“Ya, RUPS Bank Sulutgo akan dilakukan dalam waktu dekat ini,” ujar pemegang saham pengendali bank plat merah itu.
Disinggung soal kabar adanya perombakan total unsur komisaris dan direksi Bank Sulutgo, mantan pimpinan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI itu, hanya berdiplomasi.
“Nanti kita lihat di RUPS nanti. Yang pasti salah satu agendanya yakni pemilihan komisaris dan direktur. Sebab masa kepemimpinan lama, sudah selesai,” kunci Dondokambey sambil tersenyum penuh arti.
Olly sendiri disebut-sebut akan menjadi penentu dari figure-figur yang akan menduduki posisi komisaris dan direktur di Bank Sulutgo. Selain, Provinsi Sulut sebagai pemegang saham terbesar, sebagian besar kabupaten kota di Sulut yang menanamkan saham di Bank Sulutgo, kepala daerahnya merupakan politisi PDIP.
Seperti di Kabupaten Minahasa, Mitra, Minsel, Bitung, Sangihe, Talaud, Sitaro dan Bolsel. Sehingga keputusan Olly yang juga Ketua DPD PDIP Sulut, diyakini akan diikuti oleh para kepala daerah dari kader moncong putih.
Diketahui, Saat ini Bank Sulut Go dikendalikan oleh sejumlah pemegang saham antara lain Pemerintah Provinsi Sulut 35,18%, Pemerintah Provinsi Gorontalo 3,93%, Pemerintah kabupaten dan Kota di Sulut dan Gorontalo 31,22% (Kabupaten Boalemo, 6.33%, Kota Tomohon 0.66%, Kabupaten Minahasa 3.17%, Kabupaten Minahasa Utara 0.62%, Kabupaten Gorontalo 3.64%, Kabupaten Minahasa Selatan 0.54%, Kota Bitung 2.87%, Kabupaten Bone Bolango 0.94%, Kabupaten Bolmong 2.16%, Kabupaten Kepulauan Talaud 0.04%, Kota Manado 2.03%, Kabupaten Sitaro 0.60%, Kota Gorontalo 1.89%, Pemkab Bolsel 0.11%, Kabupaten Pohuwato 2.11% Pemkab Boltim 0.00%, Kabupaten Sangihe 1.64%, Pemkab Bolmut 0.00%, Kabupaten Gorontalo Utara 1.61%, Pemkab Kotamobagu 0.27%, Kabupaten Minahasa Tenggara 0.00% ), PT Mega Corpora 24,77% dan Koperasi Karyawan PT. Bank Sulut 4,90%.
OJK SUPPORT RUPS DIPERCEPAT
Setali tiga uang. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulut, Gorontalo, Malut juga mendukung percepatan pelaksanaan RUPS Bank Sulutgo.
Para pemegang saham pun diharapkan dapat segera mengajukan nama-nama calon direksi dan komisaris. Supaya OJK sebagai regulator akan secepatnya melakukan penelusuran rekam jejak para kandidat sebelum menggelar fit n propert tes (Uji Kepatutan Dan Kelayakan) dari para kandidat.
“Lebih cepat lebih baik (Pelaksanaan RUPS Bank Sulutgo,red),” lugas Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulut, Gorontalo, Malut, Elyanus Pongsoda, ketika dimintai tanggapan harian ini, Selasa (2/3) kemarin.
Disinggung soal para calon bankir handal yang akan diusulkan pemegang saham untuk mengisi kursi komisaris dan direksi, Elyanus tak mempersoalkannya. Bagi OJK, penentuan nama calon adalah mutlak kewenangan pemegang saham.
“Itu tak masalah. Yang pasti akan kita akan melakukan fit and propert tes secara objektif dan sesuai dengan ketentuan. Begitu juga kiprah dan rekam jejak calon akan kita telusuri sedetail mungkin,” bebernya.
Ia pun sempat menyinggung kebijakan perpanjangan masa kerja komisaris dan direktur lama yang dikeluarkan mantan penjabat Gubernur Sulut, Soni Sumarsono. “Itu semestinya tak perlu dilakukan. Sekali lagi, kita harap RUPS Bank Sulutgo dapat segera digelar,” kuncinya. (raimon sumual/aldy rorong)



































