Ratusan Seniman Berdialog Kenang Prof Roeroe


Tomohon, ME

Ratusan seniman seantero jagat Minahasa bersatu dalam kegiatan dialog mengenang Prof Roeroe, Sabtu Sore (9/1). Mengenang Karya dan Pemikiran Pdt Prof Dr Wilhelmus Absalom Roeroe. Ungkapan tersebut menjadi tema utama dalam diskusi Temu Mawale.

Sajian interaktif dalam diskusi membakar semangat seluruh seniman yang hadir sehingga semuanya mempersembahkan karya masing-masing. Antara lain Kalelon, puisi-puisi, cerita pengalaman bersama Prof Roeroe maupun ungkapan penghargaan tentang jasa Tokoh Minahasa ini.

Kegiatan ini merupakan bentuk penghargaan kepada mendiang Prof Roeroe (panggilan akrabnya). Dibacakan juga tentang ungkapan belasungkawa dari sahabat-sahabat beliau dari jauh bahkan dari luar negeri. Diketahui, Prof Roeroe meninggal dunia pada Minggu, 27 Desember 2015.

Diskusi ini digelar oleh Mawale Cultural Center bersama Program Pascasarjana Teologi di aula UKIT, Kakasaksen, Tomohon Utara. Dihadiri, Komunitas Penulis Muda Minahasa Mapatik, Tou Tumondei Minsel, Tou Muda Tonsawang, Pinaesaan Tontemboan, Rangow Muda, Pinabetengan Muda, Konsen Minahasa, Mabes Wuwuk, Tou Muda Kanonang, Kalelon Makaaruyen, Wale 11, Terakota, Waraney Wuaya, Pukat, AMAN Sulut, Mawale Photography, Institut Kajian Budaya Minahasa, Para Dosen dan Akademisi UKIT, Mahasiswa dan insan pers serta Keluarga Besar Roeroe-Tompodung. (hendra mokorowu)



Sponsors

Sponsors