5 Pekan 5 Lubang Semburan Lumpur Panas 'Bocor' di Perut Bumi Tondangow


Tomohon, ME

Semburan lumpur panas di sekitar pengeboran panas bumi PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Lahendong, cluster LHD 24 Tondangow Tomohon Selatan, alami peningkatan. Diketahui, awal semburan lumpur hanya ada 1 titik dan pertama kali dilaporkan ke PT PGE pada 30 November 2015. Setelah kira-kira 5 pekan, jumlah lubang semburan bertambah dan kian mengganas.

Hasil pantauan Manado Express di tempat kejadian perkara (TKP), Selasa Sore (29/12), perut bumi Tondangow bocor hingga 5 lubang semburan. Lumpur panas tersebut menyembur disertai suara letusan bergemuruh yang menggetarkan tanah. Hal ini meyebabkan keresahan bagi warga Tomohon terutama penduduk sekitar TKP.

Warga Tondangow, Sonny Rompis menuturkan kekhawatirannya terhadap dampak negatif dari peristiwa ini. "Kami khawatir dampak negatifnya. Sebab, liang semburan kian membesar dan bertambah jumlahnya.  Kemudian produksi uap gas yang kami duga beracun juga bertambah banyak," tutur Rompis yang kesehariannya bertani di sekitar lokasi tersebut.

Kondisi terkini semburan lumpur panas yang dimuntahkan oleh tanah Tondangow telah berjumlah 5 titik. Sebelumnya, pada Senin (21/12), diberitakan ada 3 titik semburan.

Kepala Kepolisian Sektor Tomohon Selatan, IPTU Samberi menginformasikan, sesuai pantauannya, minggu ini telah terjadi ketambahan 2 lubang semburan lagi.

"Sesuai pantauan kami, awalnya hanya 3 titik semburan yang ada. Tapi saat ini ketambahan 2 lagi semburan yang berada di dalam pagar pengeboran PT PGE," ungkap Samberi kepada Manado Express. (hendra mokorowu)



Sponsors

Sponsors