Tiga Pekan 'Muncrat', Ribuan Kubik Lumpur Dimuntahkan Perut Bumi Tondangouw


Tomohon, ME

Peristiwa semburan lumpur panas Tondangouw ternyata telah dimulai sejak tiga pekan yang lalu. Hingga saat ini, material lumpur yang dimuntahkan dari perut bumi diperkirakan telah mencapai ribuan kubik.

"Sudah sejak 30 November lalu (semburan lumpur dimulai, red). Dan sampai sekarang belum ada tanda-tanda akan berhenti," kata Didi Mantiri, pegiat lingkungan Kota Tomohon kepada manadoexpress.co. "Kami perkirakan, material lumpur yang keluar sudah mencapai ribuan kubik," tambah Didi.

Menurut Didi, dirinya dan warga sekitar lokasi semburan belakangan semakin khawatir. Sebab volume semburan lumpur terus bertambah. "Dari hari ke hari semburan terus membesar. Kami takut ini akan jadi seperti Lapindo jilid dua."

Diketahui, semburan lumpur panas muncul di tiga titik di wilayah desa Tondangow Kecamatan Tomohon Selatan. Lokasi semburan lumpur berada di sekitar cluster LHD 24, salah satu kawasan pengeboran panas bumi milik PT. PGE. Pantauan manadoexpress.co di lokasi, semburan lumpur mencapai hingga sekira 15 meter dari tanah. (hendra mokorowu)



Sponsors

Sponsors