Foto: Aktivitas semburan lumpur panas. (Foto Hendra Mokorowu)
Diduga Beracun, Lumpur Panas Tondangouw Bunuh Hewan dan Tanaman
Tomohon, ME
Tak hanya menimbulkan kekhawatiran akan terulangnya tragedi lumpur Lapindo di Sidoarjo, Jawa Timur, semburan lumpur panas di kawasan eksploitasi panas bumi PT. Pertamina Geothermal Energy (PGE) Lahendong dihantui kekhawatiran lain. Lumpur tersebut diduga mengandung senyawa beracun.
"Sudah banyak hewan dan tanaman yang mati di habitat sekitar semburan lumpur," ungkap Didi Mantiri, pegiat lingkungan Kota Tomohon kepada manadoexpress.co.
Warga sekitar lokasi semburan belakangan semakin khawatir. Sebab volume semburan lumpur terus bertambah. "Dari hari ke hari semburan terus membesar. Kami takut ini akan jadi seperti Lapindo jilid dua," timpal Didi.
Diketahui, semburan lumpur panas muncul di tiga titik di wilayah desa Tondangow Kecamatan Tomohon Selatan. Lokasi semburan lumpur berada di sekitar cluster LHD 24, salah satu kawasan pengeboran panas bumi milik PT. PGE. Pantauan manadoexpress.co di lokasi, semburan lumpur mencapai hingga sekira 15 meter dari tanah. (hendra mokorowu)



































