Foto: Kapolda Sulut.
Kapolda Jika Bersalah Akan Ditindak Tegas
Tertangkapnya Oknum Polisi Pembawa Uang di Pilkada Boltim
Kotamobagu, ME
Tiga oknum anggota Polisi yang tertangkap membawa uang ratusan juta rupiah jelang pemilihan pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Rabu (9/12) dini hari lalu, tampaknya akan bernasib sial.
Pasalnya, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulut, Brigjen Wilmar Marpaung, ketika dikonfirmasi mengaku telah menerima laporannya dan telah membentuk tim untuk mengusut perkara tersebut. “Saya sudah kirim tim kesana dan saya menunggu laporan tim saya,” kata Kapolda.
Dikatakannya, jika terbukti memang benar anggota itu terlibat dalam politik praktis saat Pilkada, maka akan ditindak tegas. “Ya nanti kita lihat hasilnya, kalau terbukti salah pasti kita tindak,” tambah Kapolda.
Sementara itu, Kepala Seksi (Kasie) Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Bolmong, Ipda Edi Santosa, mengatakan saat ini pihaknya tengah berkerjasama dengan Propam Polda Sulut, untuk mencari bukti keterlibatan tiga oknum polisi tersebut. “Memang benar, kami telah berkerjasama dengan Propam Polda Sulut untuk menyelidiki kasus ini,” kata Edi.
Lanjut Edi, ke tiga oknum polisi itu sudah dimintai keterangan, ditambah dengan pemeriksaan sejumlah saksi-saksi. “Saksi dan tiga oknum polisi itu sudah diperiksa. Namun, keterangan tambahan masih akan dibutuhkan guna proses penyelidikan,” tambah Edi.
Terpisah, Kasubag Humas Polres Bolmong, AKP Saiful Tamu, saat dikonfirmasi mengatakan perkara ini sudah ditangani Propam. Barang bukti berupa mobil dan uang bernilai 94 juta itu sudah diamankan. Ke tiga oknum polisi itu bisa saja dikenakan pasal dalam pidana atau pelanggaran kode etik. “Namun, kita harus juga menjunjung asas praduga tak bersalah. Semuanya masih dalam proses penyeldiikan, tunggulah hasilnya. Jangan beropini sebelum ada hasil pasti,” tegas Saiful.
Diketahui, ke tiga oknum Polisi pembawa uang yang diduga kuat masuk dalam kategori money politic tersebut terjadi di Desa Purwerejo, Kecamatan Modayag, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), pada Rabu (9/12) 04.00 dinihari. Uang tersebut diangkut menggunakan Mobil jenis Avansa dengan nomor polisi DB 417 LM. Beruntung massa yang menghadang kendaraan itu tidak sempat berbuat anarkis, sebab sejumlah personil Brigadir Mobil (Brimob) langsung mengamankannya. (endar yahya/media sulut)



































