Sangkoy: PG Minsel Tak Akan Dukung Lakoy

Tuding LARIS Otak Perusakan di Kantor DPRD Minsel


Amurang, ME

Polemik yang mendera tubuh Beringin Minahasa Selatan (Minsel) masih terus berkecamuk. Drama saling ‘jegal’ antar kader internal pun tak terelakkan. 

Sikap tegas pun mulai diperagakan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar (PG) Minsel terpilih, Robby Sangkoy. Terkini, Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Minsel itu menuding aksi perusakan meja dan kursi di ruang kerja Komisi I DPRD Minsel oleh sejumlah oknum tak dikenal, Jumat pekan lalu, diduga ada motif politik.

Ia bahkan menduga para pelaku aksi premanisme tersebut merupakan rombongan yang bersama-sama dengan calon Bupati Minsel Karel Lakoy yang dimana kala itu hendak melakukan demo di acara Musda PG yang digelar di desa Ritey Kecamatan Amurang Timur.

“Yang dilakukan Lakoy tidak mencerminkan jika dirinya sebagai calon Bupati dan politisi yang senior ketika dia bertindak sebagai koordinator lapangan untuk melakukan demonstrasi pada acara Musda sehingga saya sangat menyesali tindakan dari sang calon Bupati yang diusung PG ini,” ungkapnya, Senin (30/11).

Menurutnya, sebagai seorang politisi senior, apa yang dipertontonkan Lakoy sama sekali tidak mendidik masyarakat dan bertentangan dengan mekanisme sehingga sangat pantas jika ditindaki pihak berwajib. “Sungguh di luar dugaan jika ada calon bupati yang seharusnya menjadi panutan warga justru berubah menjadi beringas dan tak bermoral. Apalagi kejadian tersebut dilihat oleh masyarakat. Sebaiknya pihak berwajib menangkap Lakoy karena dialah yang menjadi koordinator lapangan dalam aksi ini,”ketusnya.

Disentil mengenai dukungan dalam Pilkada nanti, Sangkoy menegaskan jika PG yang dinahkodainya tidak akan mendukung pasangan Karel H. Lakoy dan Drs. Fredy Rawis (LARIS) dan akan mendukung calon lainnya.

“Saya tegaskan bahwa PG tidak akan mendukung mereka dan semua kejadian yang terjadi pada hari Jumat lalu telah kami laporkan ke pihak DPD I PG Sulut dan DPP PG, termasuk soal dukungan dalam Pilkada nanti,” tegasnya.

Diketahui, konflik internal PG ini oleh sebagian kalangan diprediksi bakal mempengaruhi dukungan PG dalam Pilkada Bupati yang akan digelar 9 Desember nanti. Potensi ini dinilai cukup besar terjadi, meski diketahui bahwa PG sendiri sudah mempunyai calon yang diusung.

Prediksi dari sejumlah tokoh politik Kota Dodol, beralihnya dukungan PG lebih disebabkan Calon Bupati mereka Karel Lakoy-Freddy Rawis (LARIS), ternyata lebih memilih melakukan sosialisasi terhadap calon lainnya. Pendapat publik itu lebih diperkuat dengan adanya pernyataan pengurus DPD I PG Sulut, Victor Rompas, yang mendukung Ketua DPD II PG Minsel Robby Sangkoy untuk menentukan sendiri arah dukungan pada Pilkada nanti.

“Kalau dia masih menjabat sebagai plt bisa kami intervensi, namun Rosa sekarang adalah Ketua DPD II PG Minsel yang sah. Jadi terserah dia mau mendukung siapa dalam Pilkada 9 Desember nanti karena DPD I tak bisa mengintervensi lagi,” tegasnya. (tim me)



Sponsors

Sponsors